Diduga Dikerjakan Serampangan, Proyek Bendungan Irigasi di Morowali Utara Ambruk

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – akibat tingginya curah hujan beberapa pekan lalu di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah membuat pekerjaan bendungan irigasi persawahan milik masyarakat di Desa Lanumor kecamatan Mori Atas “Bobol”

Proyek APBN Tahun Anggaran 2019 berbandrol Rp 4,6 miliar dihantam kencangnya arus sungai Lanumor, sehingga melululantahkan semua fisik Bendungan Irigasi tersebut itu, kamis (23/1)2020.

Read More

Padahal, bendungan tersebut belum lama selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor CV PML.

“Yang kami menyesal mestinya pada musim tanam ini, kami sudah siap bekerja. Namun, dengan adanya kejadian musibah alam seperti ini ya, mo bilang apa, kami hanya bisa gigit jari, sambil menunggu proses perbaikan yang saat ini kami lihat sudah ada alat berat di lokasi Bendungan,” jelas salah satu warga, Jumat (24/1)2020 kepada media ini.

Sementara, berbagai tanggapan spekulasi warga lainnya bahwa akibat hancurnya Bendungan Irigasi, disebabkan kurangnya pengawasan langsung di lapangan dari pengawas maupun konsultan Instansi terkait, sehingga memberi kesempatan kepada Kontraktor bekerja tidak sesuai standar spesifikasi Tehnik (RAB) akibatnya mutu dan kwlitas pekerjaan sangat rendah.

“Karena mo cari untung banya akhirnya pekerjaan asal jadi, “ucapnya.

Pihak Kontraktor saat coba dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp belum merespon. (John)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.