Boven Sorot Proses Rekrutmen Pegawai Kontrak di Distrik Navigasi Bitung

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Muzakkir Boven, salah satu aktivis kota Bitung angkat bicara terkait proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) atau pegawai kontrak di Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung.

Menurut Polo sapaan akrabnya, proses perekrutan pegawai kontrak di Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung yang diduga berbau nepotisme sudah menjadi rahasia umum.

Read More

“Makanya sudah saatnya Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk membersihkan Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung dari praktek-praktek nepotisme yang selama ini menjadi musuh kota bersama,” kata Polo, Minggu (19/01)2020.

Menurutnya, praktek nepotisme adalah salah satu cara yang harus dihilangkan dan menjadi agenda reformasi tapi sayangnya masih “dipelihara” di Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung untuk merekrut pegawai kontrak.

“Cara-cara seperti itu harus kita lawan dan hilangkan karena tidak mendidik generasi muda serta SDM kita untuk bersaing sehat dalam mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Polo juga berharap, proses perekrutan tenaga kontrak yang setiap tahun menimbulkan polemik menjadi perhatian Pemkot Bitung dan DPRD serta aparat penegak hukum.

“Saya berharap kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung bersama Bagian Tata Usaha dan Bagian Kepegawaian diperiksa terkait proses perekrutan tenaga kontrak karena diduga telah menyalahi aturan,” katanya.

Adapun proses perekrutan tenaga kontrak di Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung kembali menuai soroton seiring tidak diperpanjangnya kontrak 11 orang tenaga kontrak.

Tidak diperpanjangnya kontrak 11 orang ini diduga kuat dikarenakan posisi mereka sudah diisi dengan tenaga kontrak baru yang notabene adalah para kerabat pejabat Kantor Distrik Navigasi Kelas I Kota Bitung. (Ical)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.