ATM Warga Tolitoli Berisi Uang 20 Juta Terkuras Usai Dihipnotis

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Kasus penipuan dengan cara menghipnotis adalah sebuah kejahatan dengan cara mempengaruhi pikiran orang lain atau korban, ini di alami oleh Ahmad Saudah (58) warga Desa Kalangkangan, kecamatan Galang, kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis (9/1)2020.

Kasus Hipnotis yang menimpah korbannya dengan cara menguras isi uang di mesin ATM dan dilakukan oleh RT alias Robby (49) bersama rekannya SR alias Wawan yang keduanya adalah warga kabupaten Bolaang Mongondow, provinsi Sulawesi Utara dan kelurahan Molosipat, kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Read More

Kedua pelaku saat Lakuan penipuan kepada korban Ahmad Sauda dengan cara berdialog di hadapan korban seolah olah tidak pernah saling kenal salah satu pelaku memanggil Ustadz kepada rekannya untuk meyakinkan korban. Modusnya salah satu pelaku mengaku jika rekannya yang dipanggil Ustadz mampu beri doa dan keberkahan dengan cara melihat nasib melalui garis tangan, saat itulah korban dibawah alam sadar menyerahkan nomor Pin ATM yang berisi uang 20 juta rupiah.

” Ini adalah pelajaran agar kasus serupa tidak terulang harus hati hati jika ada dua orang yang bercerita di samping atau dekat dengan kita, jika tidak dikenal sebaiknya menjauh karena bisa jadi kita akan jadi korban penipuan dengan cara dihipnotis,” jelas Kasat Reskrim Polres Tolitoli, AKP Felix Saudale, Selasa (21/1)2020 pada media ini.

Felix juga mengungkapkan bahwa pelaku sudah berhasil diringkus dan diamankan pihak kepolisian Polres Tolitoli.

” Saat ini pelaku sudah kami amankan dan keduanya di tangkap di kabupaten Banggai pada tanggal 15 januari 2020 di salah satu penginapan. Penangkapan kedua tersangka di lakukan atas kerja sama dengan Reskrim Polres Banggai,” Kata Felix Saudale yang sebelumnya adalah Anggota Tim Jatanras Polda Sulteng ini saat menggelar konfrensi Pers.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP Junto Pasal 55 Kuhap dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Armen Djaru)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.