Setahun Terkena Longsor, Warga Ini Belum Tersentuh Bantuan

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Salah satu rumah warga yang nyaris roboh akibat longsor dan tergerus air di Rt 33, kelurahan Wangurer Barat, kecamatan Madidir hingga kini belum tersentuh bantuan dari Pemerintah.

Warga korban Nurhayati Lihawa (33) yang masih terus mempertanyakan janji Pemkot Bitung itu. Karena seperti diketahui, didalam APBD terdapat anggaran untuk bencana.

Read More

Menurutnya, bencana alam yang terjadi pada Desember 2018 lalu itu menyisahkan kesedihan mendalam bagi keluarganya.

Rumah semi permanen yang mereka tempati kurang lebih tujuh tahun itu, kini tak memilik dapur karena roboh saat longsor menghatam rumah tersebut akibat tak memiliki tanggul.

“Kami hanya menagih janji pemerintah yang katanya akan merenovasi rumah kami. Melalui bedah rumah. Tapi sampai sekarang tidak pernah direalisasikan. Yah janji hanya tinggal janji,” kata Nurhayati saat ditemui media ini, Senin (23/12)2019.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bitung Habriyanto Achmad yang turun langsung melihat kondisi warga ini menyayangkan sikap pemerintah yang hanya mengumbar janji tanpa ada kerja nyata.

“Kita sudah melihat langsung kondisi dan rumah mereka yang hampir roboh. Memang sangat memprihatikan. Dapur untuk memasak saja hanya meminjam lahan tetangga,” kata Anto sapaan akrab politisi muda anggota fraksi PDI Perjuangan ini.

Lanjutnya, apa yang menimpa warga tersebut justru tergolong bencana. Yang sewaktu dibutuhkan anggarannya ada.

“Seharusnya prosesnya tidak rumit. Karena jika diperlukan dananya ada. Dan bisa diambil dari dana cadangan. Sayangnya pihak kelurahan hanya habis di data. Pun, keluarga ini juga tidak pernah merasakan bantuan, baik berupa anak putus sekolah, PKH, dan lain-lainnya,” ungkap Anto lagi.

Ditambahkan Anto, keluarga Nurhayati ini juga selalu aktif membantu pemerintah lewat kerja bakti maupun program kerja lainnya.

“Anehnya, pemerintah hanya memberikan bantuan kepada warga yang justru tidak pernah ikut membantu pemerintah lewat kegiatan kerja bakti dan ini terkesan pilih kasih ,” katanya kesal.

Ia juga menambahkan, jika berharap menunggu bantuan dari pemerintah. Mustahil kata dia, pembangunan rumah warga bisa terealisasi tahun ini.

“Jadi langkah yang kita diambil yaitu menggalang dana untuk pembuatan tanggul dan renovasi rumah warga korban longsor. Dananya sudah terkumpul. Dan hari ini saya sudah minta disuplai bahan-bahannya. Sedangkan untuk pekerja sifatnya gotong royong yang akan dilakukan warga sekitar,” pungkasnya. (Ical)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.