Rukun Torang Samua Basudara Komit Tangkal Radikalisme

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Dukungan dan komitmen masyarakat tangkal radikalisme khususnya di kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus digaungkan demi terjaganya bumi Tonsea dari segala paham paham Radikal yang bisa berujung pada perpecahan dan pertikaian.

Hal ini juga yang di deklarasikan oleh Rukun Torang Samua Basudara Desa Matungkas, rabu (11/12/)2019 di KNT Restoran Matungkas.

Acara dengan Tajuk ‘Bakudapa Tokoh Agama Dalam Rangka Tangkal Radikalisme Di Minahasa Utara’, hadir sebagai narasumber Ketua MUI Minut H.Ir.Baidlowi Ibnu Hajar, Pendiri dan penasehat Rukun Torang samua Basudara Pdt Parmenas Mangonto S.Th dan Founder Gerakan Rumah Perbedaan Agustinus Kalengkongan.

Dalam materinya Ketua MUI Minut H.Ir.Baidlowi Ibnu Hajar dengan tegas menyatakan perang terhadap aksi aksi Intoleran, Fanatik, Eksklusif dan Revolusioner yang adalah ciri ciri Radikalisme.

“Ke empat hal tersebut sangat berdampak buruk terhadap ideologi bangsa, sudah banyak orang yang masuk dalam jaringan tersebut karena diberikan doktrin yang salah dan akhirnya nekat melakukan tindakan yang melanggar hukum seperti Bom bunuh diri, ” Ujar Baidlowi.

Menurut Baidlowi biasanya radikalisasi terjadi akibat kondisi dalam negeri semisal kemiskinan, ketidakadilan, merasa kecewa terhadap pemerintah atau juga pemahaman keagamaan yang sempit dan Leksikal kemudian menggunakan kekerasan sebagai metode sehingga menimbulkan rasa takut.

“Keterlibatan komunitas masyarakat terutama lingkungan lembaga pendidikan, keluarga dan lingkungan masyarakat serta generasi muda itu sendiri dalam mencegah terorisme menjadi sangat penting, ” Tutup Baidlowi.

Sementara Pdt Parmenas Mangonto mengungkapkan kerukunan, persaudaraan, perdamaian, dapat terwujud dan kuat Sehingga sulit bagi radikalisme masuk dalam pola hidup masyarakat, ia percaya hanya dengan melakukan kasih.

“Kasih itu mengikat kita semua antar umat beragama. Mari torang lakukan apa yang diajarkan Yesus, janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. Tapi kita buat kebaikan pada orang yang menjahati kita. Itu sama dengan Torang da taruh bara api di atas batok kepala pa dorang. Mereka akan terus merasa panas, gelisah, dorang akan terus berpikir, kiapa ni orang pe bae bae pa kita? dan lama-lama dorang pasti sadar “. Ungkapnya

Agustinus Kalengkongan founder gerakan rumah perbedaan berharap menghargai perbedaan bukan hanya jadi slogan saja.

“Indonesia dibangun di atas perbedaan. Mari kita mencintai perbedaan. Dengan mencintai, kita akan hidup satu bersama perbedaan itu sendiri” harapnya.

Di ujung kegiatan, di Deklarasi Dukungan dan Komitmen Masyarakat Tangkal Radikalisme di Kabupaten Minahasa Utara, berbunyi:
1) Kami masyarakat Minahasa Utara, mengecam keras setiap aksi teror, ujaran kebencian, tindakan intoleran, dan penyebaran paham-paham radikal yang membunuh martabat kemanusiaan, memicu keresahan dan kecurigaan di tengah masyarakat.
2) Kami masyarakat Minahasa Utara akan bersatupadu melawan ujaran kebencian, tindakan intoleransi, serta paham radikalisme dan terorisme yang sedang menjangkiti generasi muda.
3) Kami masyarakat Minahasa Utara meminta para pemimpin publik, pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai, pimpinan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat agar selalu setia menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi negara dan falsafah hidup berbangsa dan bermasyarakat serta tidak mengeluarkan kebijakan ataupun pernyataan yang dapat memecah-belah masyarakat.
4) Kami masyarakat Minahasa Utara akan terlibat aktif dalam mewujudkan proses demokrasi Indonesia yang sesuai nilai-nilai Pancasila, yakni Pilkada yang bersih dan damai, tanpa adanya politik uang dan politik kebencian karena perbedaan Suku, Agama, Ras, dan Golongan serta akan bahu-membahu untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
5) Kami masyarakat Minahasa Utara akan menjaga untuk tidak mudah terprovokasi dan melakukan provokasi, baik di media sosial maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
(Ompy)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.