PILBUP MINUT: Dikawal Emak Emak, Sarhan Antili Daftar Di Nasdem

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sarhan Antili resmi jadi kandidat calon wakil bupati Minahasa Utara periode 2021-2025 usungan partai Nasdem, setelah Senin (9/12) 2019 dirinya mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi bakal calon bupati & wakil bupati di sekretariat partai Nasdem Minut.

Sarhan Antili saat daftar bakal calon wakil bupati Minahasa Utara di NasDem dikawal ibu ibu (istimewa)

Seperti bakal calon yang lain, yang datang mendaftarkan diri dengan membawa massa pendukung. Sarhan juga melakukannya. Menariknya, Massa Pendukung Anggota DPRD Minut 4 periode dari ratusan yang ikut mayoritasnya adalah emak-emak (ibu-ibu). Terkait ini, Sarhan menjelaskan ibu-ibu adalah kekuatan PKB.

Read More

“Alasannya saya membawa ibu-ibu, mereka dengan sukarela dan penuh ketulusan, The Power Of Emak-emak. Karena kekuatan PKB berada pada ibu-ibu,” jelasnya. 

Bagi Sarhan mendaftar di Nasdem sebagai papan dua, tidak terlepas dari hubungan politik PKB dan Nasdem yang sama-sama satu fraksi.

“Pertama-tama saya katakan saat ini PKB 1 kursi dan Nasdem 5 Kursi di DPRD dan kebetulan kami berada di Fraksi yang sama. Saat ini PKB dekat dengan NasDem. Kemudian kami satu fraksi, hubungan kekerabatan, hubungan hati dan hubungan emosional, sampai saat ini PKB selalu mendukung kepemimpinan ibu Vonnie baik di Dewan atau dimana saja kami selalu mendukung dan mensosialisasikan apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini dibawah kepemimpinan ibu bupati Vonnie Panambunan,” ujar Antili.

Ditanya jika dirinya di-par-kan bersama Shintya Rumumpe sebagai papan satu, Sarhan Antili mengaku siap dengan senang hati.

” Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Jika diberikan amanah untuk mendampingi calon bupati dari partai Nasdem, saya bersama seluruh pendukung yang ada, siap berjuang untuk memenangkan Pilkada mendatang. Jika nantinya terpilih, saya berjanji tidak akan berkhianat kepada bupati, karena prilaku itu tidak ada didalam kamus PKB,” jawab Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) ini.

Politisi berdarah Gorontalo, Klabat, Likupang yang punya tali kekeluargaan besar dimarga Rondonuwu ini memang dikenal beragama Muslim namun sangat menghargai masyarakat yang beragama lain. Sarhan menegaskan pihaknya menolak Politik Identitas.

“darah saya darah Tonsea. Karena nenek moyang saya berdarah Tonsea. Mari kita junjung keberagaman agama di Minahasa Utara,” tegasnya. 

Peraih  1.640 suara rakyat pada Pileg 17 april 2019 menuturkan jika masyarakat islam memilihnya, itu bukan dilihat diri agamanya, melainkan dari kapasitas dan kapabilitasnya. 

“Begitu juga saudara saya dari agama kristen, jika memilih jangan dilihat dari agama saya,  melainkan kapasitas dan kapabilitas saya yang sudah berjuang untuk Minahasa Utara sehingga sudah teruji dan terpilih sebagai Anggota DPRD Empat periode”, tandasnya. 

Sementara itu, sekretaris tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati dari Partai Nasdem, Decky Senduk menuturkan bahwa partai Nasdem akan mensosialisasikan Sarhan Antili sebagai calon wakil bupati dari partai Nasdem. Namun demikian siapa yang akan ditetap menjadi calon dari partai Nasdem harus melalui hasil survey.

“Kami sangat mengapresiasi kepada ketua PKB H.Sarhan Antili yang telah mendaftar sebagai calon wakil bupati dari partai Nasdem. Siapapun yang nantinya akan ditetapkan menjadi calon dari partai Nasdem tentu harus melalui hasil survey yang akan dilaksanakan langsung oleh DPP,” tutup Senduk.
(Ompy)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.