Desa Adat Tenganan Tawarkan Wisata Anti Mainstreem

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Pulau Dewata, demikian julukan dari Pulau Bali. Mustahil rasanya jika ada orang yang tidak kenal dengan pulau yang satu ini. Hiruk pikuk wisatawan baik lokal maupun mancanegara adalah pemandangan yang setiap hari bisa disaksikan di pulau ini.

Pulau Bali sepertinya tidak pernah kehabisan stok tempat wisata yang memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung. Seperti yang ada di desa Tengganan Pringsingan, Karangasem. Desa yang berjarak 60 kilometer arah timur Kota Denpasar ini kerap dijuluki Bali kuno yang menawarkan wisata anti mainstreem.

Read More

Cerita rakyat turun temurun juga menjadi hal menarik di desa ini. Konon ceritanya, Raja Bali Gianyar pertama kehilangan kuda dan sang raja mengadakan sayembara terbuka bagi siapa yang menemukan kudanya akan dapat imbalan hadiah.

Sayembara berakhir ketika leluhur orang Tenganan menemukan kuda sang raja. Meskipun kuda itu ditemukan dalam keadaan mati, namun raja tetap menepati janjinya dan memberikan tanah seluas bau bangkai kuda tercium. Dengan cerdik, leluhur orang Tenganan membagi bangkai kuda menjadi beberapa bagian dan berjalan sejauh mungkin. Berkat itu, Tenganan memiliki luas wilayah 917,2 hektar dan ditinggali 700 penduduk.

Bukan hanya keunikan budayanya, desa Tenanganan yang tidak hanya menggantungkan hidupmu dari pendapatan pariwisata, tapi juga dari pertanian dan hutan adat dari desa yang berdiri sejak abad 8 tersebut. Masyarakat Tenganan percaya sumber alam yang dikelola dengan baik akan mendapatkan keuntungan bagi warganya. Sistem kerja yang menjadikan alam sebagai teman, dipastikan memiliki manfaat positif bagi kelestarian lingkungan karena pada dasarnya manusia adalah bagian dari alam itu sendiri.

Hal ini kemudian menjadikan sumber alam di desa Tenganan tetap lestari dan membuat pendapatan masyarakat dari khan dan hutan sebagai bahan pewarna alam untuk memproduksi kain tenun tetap terjaga dengan baik. (sumber: Fairuz/*al)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.