Dana Duka Jangan Jadi Ajang Pencitraan

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Diana Hasim (40) warga RT 33, kelurahan Wangurer Barat, kecamatan Madidir, kota Bitung mengaku belum menerima santunan duka pasca salah satu anggota keluarganya meninggal dunia lebih dari sebulan silam.

Meski pun menurutnya seluruh berkas agak terlambat diurus.

Read More

“Memang saya yang terlambat mengurus berkasnya. Karena kesibukan jualan, karena jika tak jualan saya mau makan apa,” katanya saat ditemui media ini, Senin (23/12)2019.

Namun menurut Anggota DPRD kota Bitung Habriyanto Achmad, seharusnya santunan duka itu diserahkan bersamaan dengan akta kematian.

“Jangan hanya saat walikota hadir diacara duka, lalu santunan duka diserahkan kepada keluarga saat itu juga. Tapi jika walikota tak hadir, maka santunan duka juga tidak diserahkan, ini namanya pencitraan,” kata Anto sapaan akrabnya.

Anto juga berharap seluruh perangkat yang ada baik RT, Kepala Lingkungan, Lurah maupun camat lebih pro aktif.

“Perangkat yang itu seharusnya pro aktif. Jangan menunggu keluarga yang berduka yang mengurus itu baru bisa dapat dana duka. Itukan program pak Wali yang harusnya dukung oleh semua perangkat dibawahnya,”pungkasnya. (Ical)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.