BI Perkirakan PE Sulut Tahun 2020 Relatif Stabil

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) memperkirakan pertumbuhan ekonomi (PE) di Sulawesi Utara diperkirakan relatif stabil dan cenderung menguat di kisaran 5,8-6,2% (yoy).

Hal tersebut dikatakan Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat pada acara pertemuan tahunan Bank Indonesia, Rabu (11/12) 2019 di Fourpoint Hotel.

Menurut Arbonas, pertumbuhan ini masih akan dibayangi oleh risiko eksternal.

“Worldbank memperkirakan harga CNO akan cenderung stagnan pada 5 tahun ke depan. Prospek industri yang cenderung konsolidatif dalam jangka pendek, menurut hemat kami dapat menjadi suatu
peluang. Oleh karena itu kami mengajak korporasi untuk memikirkan opsi hilirisasi produk turunan maupun diversifikasi produk dalam rangka mendorong perekonomian,” ajak Arbonas.

Lanjut dia, untuk mewujudkan peluang tersebut, ekspor perikanan yang stagnan dalam 3 tahun terakhir di perkirakan
akan menguat di tahun 2020 sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk mencari soulsi atas proses perizinan kapal yang akan berimplikasi pada peningkatan produksi Ikan.

Untuk Lapangan usaha konstruksi diperkirakan akan tumbuh menguat di tahun 2020.

“Percepatan pembangunan PSN seperti Tol Manado-Bitung, Bendungan Kuwil
Kawangkoan dan Bendungan Lolak kami perkirakan akan menjadi motor pendorong kinerja LU konstruksi,” jelas Arbonas

Selain itu, kata dia Lapangan Usaha konstruksi juga akan meningkat sejalan
dengan percepatan pembangunan paska diresmikannya KEK Bitung dan KEK Likupang.

“Peresmian KEK Bitung dan dikeluarkannya PP tentang KEK Likupang tentunya
akan menciptakan kepastian hukum bagi calon-calon investor yang pada akhirnya akan mendorong akselerasi realisasi investasi di Sulawesi Utara,” imbuh Arbonas.

(Ind)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.