Menakar Kekuatan AFU dan Kapasitas ‘Tiki-Taka’ Golkar Pada Pilkada Raja Ampat 2020

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Pilkada tahun 2020 sudah di depan mata, ajang pesta demokrasi 5 tahunan itu sudah tentu akan menjadi perhatian publik. Kabupaten Raja Ampat merupakan salah satu dari beberapa Kabupaten di Papua Barat yang akan melaksanakannya.

Sangat menarik jika kita membahas pilkada Raja Ampat negeri dimana sebagian keindahan surga ada di Raja Ampat, konstelasi politiknya pun sangat menarik semenarik keindahan wilayahnya, bagaimana tak menarik, Abdul Faris Umlati atau lebih dikenal AFU sebagai petahana yang juga ketua partai Demokrat provinsi Papua Barat dan partai ini hampir menyapu bersih setengah dari jumlah total perolehan kursi DPRD Raja Ampat pada pemilu 2019 yang lalu partai Demokrat dengan meyakinkan memperoleh 9 kursi dari jumlah total 20 kursi meskipun ini bukan satu-satunya tolak ukur tapi bisa dibayangkan betapa kuatnya instrumen dan infrastruktur politik dari AFU sang petahana namun demikian secara hitungan-hitungan politik toh belum kuat betul jika AFU hanya mengandalkan mesin Demokrat.

Read More

Nah, Partai Golkar pada pemilu 2019 Raja Ampat bercokol diurutan kedua dibawah Demokrat dengan perolehan 4 kursi meskipun memang perolehan tersebut mengalami penurunan dari hasil pemilu 2014 dan merelakan posisi ketua DPRD diambil oleh Demokrat tapi pada pilkada 2020 Partai Golkar akan menjadi partai favorit atau partai paling diincar oleh lawan-lawan AFU sebagai kendaraan/perahu politik karena selain Demokrat hanya Partai Golkar yang mampu mencalonkan sendiri pasangan Bupati dan Wakil Bupati, nah sudah tentu Partai Golkar dari dulu terkenal sangat lihai dengan manuver-manuver, “tiki-taka” politiknya, partai yang sangat matang, serta mampu keluar dari arus gelombang besar yang menimpanya, sederhananya ibarat “sudah tenggelam tapi mampu berenang sambil minum air” itulah mengapa banyak calon lawan dari AFU berlomba-lomba untuk mendapatkan rekomendasi dari partai Golkar yang jelas-jelas dari perolehan kursi cukup untuk bisa mencalonkan pasangan kandidat.

Lantas bagaimana dengan AFU sang petahana apakah akan melirik partai Golkar? Jawabannya “bisa tidak dan bisa Ya” semua tergantung AFU. Boleh kita berandai dan menimbang antara dua jawaban tersebut, yang pertama jika Golkar menjadi pengusung AFU maka sudah bisa dibayangkan betapa superiornya, betapa perkasanya kekuatan AFU ibaratnya sudah tidak ada lawan lagi bagi AFU toh seandainya ada penantang yang melawan AFU sudah bisa diprediksi akan menjadi lawan yang mudah bagi AFU malah bisa jadi kotak kosong lah yang menjadi lawan AFU. Yang kedua sebaliknya ketika Golkar tidak mengusung AFU maka siapapun yang akan diusung oleh Golkar akan menjadi lawan yang berimbang bagi AFU, agak sedikit kerja keras bagi AFU untuk memenangkannya kembali.

Itu berbagai pertimbangannya apakah AFU akan melirik partai Golkar atau tidak, kalau memang AFU ingin mengambil rekom dari Golkar sudah tentu harus ada tawaran menarik dan Golkar juga pasti tentu punya bargaining, yang paling konkret adalah AFU harus berani mengambil atau memilih kader Golkar untuk menjadi pasangan calon wakil bupatinya ada beberapa kader Golkar yang mumpuni untuk mendampingi AFU, bung Ronny Dimara atau lebih dikenal dengan sebutan RD bisa jadi salah satu yang sangat mungkin mendampingi AFU, selain menjabat sebagai sekretaris Bapilu Wilayah Raja Ampat dan Kabupaten Sorong DPD Golkar Papua Barat RD merupakan representasi anak Raja Ampat wilayah Utara hal tersebut sangat cocok dan ideal karena AFU representasi Wilayah Misool selain itu juga RD memiliki banyak dan kaya akan pengalaman sebagai pegiat/aktivis LSM dan kepemudaan, saya rasa pasangan AFU dan RD akan menjadi Kekuatan luar biasa.

Disitulah keuntungan Golkar seperti yang disampaikan diawal tadi begitu piawainya partai Golkar. Namun itu hanya opini dari saya dan kedepan konstelasi politik di Raja Ampat masih sangat dinamis, pasti akan ada kejutan-kejutan dan mari kita ikuti bersama.

Oleh : Wiryawan K. Wisnubrata, Aktivis Pemuda Muhammadiyah Papua Barat

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.