Ada Tugu Kera Sakti di Kampung Waninggap Kai

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS-Perguruan IKSPI( Ikatan Kera Sakti Putra Indonesia ) Cabang Merauke dalam rangka mengenang cikal bakal berdiri perguruan kera sakti di merauke membangun sebuah monumen atau tugu di semangga tiga kampung waninggap kai yang di resmikan oleh ketua IPSI kabupaten merauke pada tanggal (17/11)2019.

Ketua panitia pembangunan tugu IKSPI Tri Warto mengatakan Pembangunan monumen IKSPI cab. Merauke menghabiskan dana sekitar 50 juta ini bersumber dari iuran anggota dan para senior IKSPI, dengan waktu pengerjaannya kurang lebih 1 bulan.

Read More

“Pembangunan tugu ini menghabiskan dana 50jt yang murni bersumber dari iuran anggota dan juga bantuan dari senior IKSPI sehingga atas nama panitia kami sangat berterima kasih atas partisipasi yg telah di tunjukkan oleh para anggota dan senior, adapun lama pengerjaannya sekitar 1 bulan lebih,” tuturnya.

Sementara itu ketua cab IKSPI Nurcolis dalam sambutan mengatakan semangga tiga merupakan cikal bakal IKSPI di merauke yakni pada tanggal 5 juli tahun 1989 pak Gunawan Dkk pertama kali membuka perguruan IKSPI disemangga tiga yang kemudian menyebar hingga ke kota Merauke.

“Perguruan Kera Sakti pertama kali didirikan di madiun tgl 15 januari 1980, kera sakti merupakan perguruan kunfu namun sejak berdiri di indonesia tidak ada lomba kunfu maka atas dasar itu guru besar kera sakti Raden Toton windarto mengikutkan IKSPI dalam ivent ivent silat yang di adakan karena memang pada saat itu tidak ada kejuaraan kunfu, maka tepat pada 31 mei 1987 IKSPI resmi bergabung dengan IPSI dan sejak itu IKSPI berkembang di seluruh indonesia hingga pada tahun 1987 IKSPI ada di ujung timur indonesia,” tutur Nurkolis.

Dalam perjalanan layaknya sebuah organisasi terjadi pasang surut sejak keberadaannya di merauke sekitar 30 tahun,dan hingga saat ini telah menjadi salah satu perguruan besar di merauke jgn jumlah anggotanya sekitar 1.800 orang.

“Liku liku Panjang perjalanan IKSPI di merauke sangat memprihatinkan hingga saat ini dimana IKSPI sendiri telah memiliki ranting perguruan yang menyebar di berapa distrik di merauke dengan keanggotaan sesuai data yang ada di pengurus cabang yakni 1.800 orang,” ungkapnya.

“Untuk itu saya berharap agar bangun terus silaturahmi karena mempertahankan keberhasilan,itu lebih sulit dari pada merebut sehingga kita tidak punya pilihan lain selain memperkuat silaturahmi yang telah terbangun selama ini,” pungkasnya.

Awal berdirinya IKSPI di merauke beranggotakan 6 orang yang kemudian berkembang seiring berjalan waktu bahkan hingga hampir mencapai 2000 anggota merupakan kebanggaan tersendiri bagi Gunawan selaku pendiri IKSPI di Merauke.

“Saya merasa bangga karena silat kera sakti yang saya dan kawan kawan bawa dari madiun 30 tahun yang lalu kini semakin berkembang dengan dengan keanggotannya yang awalnya hanya 6 orang,kala itu dari madiun datang mengadu nasib di merauke tepatnya di semangga tiga,kini telah berkembang selaku salah satu dari pendiri saya merasa bangga, sehingga saya berpesan kepada adik adik saya agar terus pupuk silatuhrami yang baik agar apa yang telah di capai saat ini dapat di pertahankan di hari hari yang akan datang,” Tutup Gunawan.

Adapun peresmian tugu IKSPI ini di tandai dengan penguntingan pita oleh ketua IPSI di dampingi ketua IKSPI, Ketua Panitia pembangunan Tugu IKSPI, Pendiri IKSPI merauke dan ketua ketua paguyuban silat yang hadir.

(Gilang Harry)

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.