by

Workshop Gerakan Pengusaha Berkemajuan di Manado Dihadiri Ketum PPPM

-Manado-73 views

TELEGRAFNEWS – Gerakan Pengusaha Berkemajuan yang menjadi salah satu program andalan dari Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 lahir untuk menghimpun alur kepentingan Muhammadiyah, terutama pada jejaring Pengusaha yang berhimpun didalam Persyarikatan Muhammadiyah itu sendiri.

Pasca Temu Nasional, Gerakan Pengusaha Berkemajuan di Jakarta pada bulan Juli 2019 yang menghsilkan beberapa rekomendasi. Salah satunya adalah workshop disetiap provinsi diseluruh Indonesia.

Road Show dengan menggelar Workshop “Kemitraan Ekonomi Ummat” diawali di kota asal berdirinya Muhammadiyah. Yakni Yogyakarta disusul kemudian kota Sidoarjo, Jawa Timur dan pada Rabu (16/10)2019 di kota Manado, Sulawesi Utara.

Workshop yang dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) ini menekankan Visi Nasional Gerakan Pengusaha berkemajuan dalam membangun jejaring antar pengusaha Pemuda Muhammadiyah.

Di kota Manado, Sulawesi Utara workshop digelar di Stikes Muhammadiyah dan dibuka oleh Ketua PWPM Sulawesi Utara Ramang Muhammad dan dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto didampingi Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan Horo Wahyudi beserta jajaran PWPM Sulawesi Utara.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto yang menjadi Keynote Speech, mengatakan bahwa banyak pengusaha dalam tubuh Pemuda Muhammadiyah, namun tidak tersiklus dalam jejaring berkemajuan. Oleh karena itu, melalui Workshop ini, PPPM berharap jejaring pengusaha muda Muhammadiyah terbentuk.

“Keutamaan jejaring ini untuk elaborasi kegiatan ekonomi, baik untuk kepentingan pengusaha muda Muhammadiyah atau pun untuk Muhammadiyah
itu sendiri, Gerakan Pengusaha yang mengarah grassroot daerah dan menghidupkan pengusaha Pemuda Muhammadiyah ditingkat PDPM,” kata Cak Nanto sapaan akrab Ketua Umum PPPM ini.

Ditempat yang sama Ketua Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Horo Wahyudi mengatakan workshop ini hanya lah permulaan. Kedepan akan ada pendampingan dan mentoring melalui Sekolah Enterpreneur disetiap kabupaten kota. Termasuk didalamnya pemetaaan potensi disetiap daerah yang akan dikembangkan dan disinkronkan menjadi produk unggulan masing masing daerah.

” Untuk konteks Sulawesi Utara kedepan akan kita petakkan semua potensi daerah yang dimiliki dan kita sinkronkan dengan program ini serta akan menjadi produk unggulan yang akan menjadi daya tarik daerah masing masing,” jelas Horo.

Tambah Horo, usai dari kota Manado workshop Kemitraan Ekonomi Ummat akan berlanjut provinsi Lampung, tepatnya di kabupaten Way Kanan lalu dilanjutkan ke provinsi Maluku tepatnya di kota Ambon.

” Usai dari kota Manado, kami akan melanjutkan ke Lampung dan Maluku. Namun kegiatan hari di Manado akan ada kegiatan serupa di Kota Kotamobagu,” pungkasnya.

Sedangkan salah satu pemateri Jati Savitri yang juga adalah Head of Content Enrichment & Social Media, Medcom.id memberikan materi tentang kekuatan media sosial sebagai media promo untuk memasarkan produk produk unggulan yang sudah disinkronkan.

“Media sosial saat ini merupakan faktor penting untuk mempromosikan atau memasarkan produk unggulan yang dihasilkan oleh kader Pengusaha Muda Muhammadiyah,” jelas Javi.

(CR-1)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed