Sulut Punya Digital Art Dengan Segudang prestasi

  • Whatsapp


TELEGRAFNEWS-Dunia teknologi yang semakin maju mengharuskan kita untuk mengikuti jaman termasuk Digital Art atau Seni Digital.


Kehadiran seni digital ini di Sulawesi Utara sudah muncul sejak tahun 2012 yang dimulai dari Kota Manado meskipun baru beberapa orang dan terus bertambah hingga saat ini sudah hampir puluhan seniman digital yang tergabung dalam Artwork Rovolution Kawanua.


Kreatifitas anak muda yang menggeluti dunia seni digital ini tidak dapat diragukan lagi hasilnya, karena hasil karyanya diminati bukan hanya di Indonesia namun luar negeri seperti Amerika, jerman, Canada bahkan negara Asia.


Richie Geradus Ruata, salahsatu pencetus juga pendiri komunitas Digital Art di Sulut, mengaku kehadiran mereka dalam dunia seni di daerah ini masih baru namun kehadiran mereka sudah diakui diluar negeri.


“Paling banyak dipesan seperti karakter tokoh animasi untuk menghadirlan tokoh dalam game animasi,” ujar Ruata.


Ditambahkan juga oleh Benyamin Suryo Pambudi, salahsatu seniman art digital asal Tondano Minahasa yang mengaku bahwa kemampuan art digital Sulut memang masih kalah dengan Digital Art negeri tirani Cina namun sudah dapat menyaingi negara sakura Jepang.


“Pesanan pembuatan tokoh atau karakter game ini, dipatok dengan harga minimal 50 Dollar perkarakternya,” tambah Pambudi yang mengaku baru setahun mengikuti komunitas ini saat ditemui Telegrafnews Rabu (23/10) 2019.


Pambudi juga mengharapkan agar jika ada anak muda yang hobby atau ingin belajar dengan Digital Art dapat bergabung bersama komunitasnya dan dapat belajar sekaligus dapat memasarkan hasil karyanya atau ada yang ingin membuat desain iklan atau iklan animasi dapat diorder pada Artwork Rovolution Kawanua.(Devon pondaag)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.