by

Si Jago Merah “Mengamuk” Lima Bangunan di Lirung Ludes

-Talaud-137 views

TELEGRAFNEWS – Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Lirung Satu, Kecamatan Lirung, Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (14/9) 2019.

Lima bangunan berupa salon, toko, rumah warga, dan gudang kopra ludes dilalap “jago merah” dalam kebakaran yang terjadi sekira pukul 00.30 wita. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kapolres Kepulauan Talaud Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Prasetya Sejati, melalui Kasubaghumas Iptu Hibor Tandea membenarkan perihal kebakaran tersebut. Namun penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, karena sedang diselidki pihak kepolisian setempat.

“Bangunan yang terbakar, yakni kios Kapsalon, kantor tua BRI Unit Lirung, gudang kopra, toko milik Ci Serli, dan rumah milik oma kenagan, dan pihak kepolisian saat ini sedang melakukan olah TKP, mencari bahan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan sebab sebab terjadinya kebakaran,” ujar Iptu Hibor.

Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lapangan, termasuk karyawan salon yang turut terbakar.

Dimana menurut seorang saksi, Siser Anae (19 ), saat dirinya melintas di depan bangunan salon milik Marce Binilang sekitar pukul 00.30 wita, ia melihat ada kobaran api yang berasal dari samping dinding salon sebelah kanan yang berselahan dengan bangunan tua Kantor BRI Lirung.

“Dan kobaran api langsung merembet di kantor tua BRI Unit Lirung, kantor BRI tersebut langsung ludes dilalap api. Pada sebelah kiri api merember ke gudang kopra milik dari Ko Rahim dan api langsung membesar karna tiupan angin yang sangat kencang. Sehingga langsung menjalar ke beberapa toko terdekat,” ujar Siser.

Senada juga diungkapkan saksi lain, Tedi Tucunan ( 20 ). ”Saat melintas di depan salon, saya melihat juga, kobaran api dari samping Kios Salon milik Marce Binilang, dan api langsung merembet ke gudang kopra milik Ko Rahim dan Ko Aten,” ungkap Tucunan.

Sedangkan saksi lain, Sovia Malaru (35), yang juga karyawan kios Kapsalon mengakui bahwa sekira pukul 19.00 wita dirinya sempat menanak nasi menggunakan ricecooker. Namun setelah nasi sudah masak langsung mencabut cok ricecooker dan langsung keluar dari salon yang turut terbakar.

Sebelumnya, Kamis (12/9) 2019 siang, kebakaran hebat juga terjadi di Kota Melonguane. Kebakaran itu menghanguskan sebuah rumah dua lantai yang memiliki 14 kamar di Kelurahan Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane.

Rumah milik Hj.Abdul Hafid yang diindekostkan kepada sejumlah warga termasuk pegawai negeri sipil itu diduga terkabar akibat korslenting listrik.

Beruntung kebaran itu juga tidak timbulkan korban jiwa. Namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

(rey atapunang)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed