by

Gelombang Tinggi, Sabuk Nusantara 95 Tujuan Miangas Balik ke Marore

TELEGRAFNEWS – KM Sabuk Nusantara 95 kembali lagi ke Pelabuhan Marore, akibat cuaca buruk di perairan antara Marore dan Miangas.

Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Marore menuju Pelabuhan Miangas, Sulawesi Utara, Jumat (13/9) 2019. Namun belum terlampau jauh berlayar kapten kapal memutar haluan kembali ke Pelabuhan Marore, karena cuaca ekstrim.

ABK KM Sabuk Nusantara 95, Hasan mengatakan, kapal berangkat dari Pelabuhan Marore sekira pukul 05.00 wita. Namun, setelah 12 mil berlayar, kapal dihadang angin kencang dan gelombang tinggi sekira 4 meter.

“Cuaca buruk setelah 12 mil berlayar. Gelombang tiga sampai empat meter, dan semua penumpang sudah panik, Sudah aturan kalau gelombang tinggi harus ke pelabuhan terdekat,” ujar Hasan saat dihubungi Telegrafnews.co di Marore melalui telepon seluler, Jumat (13/9) 2019, malam.

Sesuai rute, Sabuk Nusantara 95 rencananya berangkat dari Pelabuhan Marore menuju Pelabuhan Miangas, Pelabuhan Karatung, Pelabuhan Essang, Pelabuhan Melonguane, Pelabuhan Lirung, Pelabuhan Mangaran, dan Pelabuhan Tahuna. Kemudian dari Pelabuhan Tahuna menuju Pelabuhan Mangaran, dan seterusnya dengan pelabuhan yang sama menuju Pelabuhan Bitung.

Menurut Hasan, saat berlayar dari Pelabuhan Marore cuaca cukup baik. Namun, dalam perjalanan, gelombang laut semakin tinggi. Karena itu, Sabuk Nusantara 95 memilih untuk kembali ke Marore.

Dia mengatakan, kini kapal masih berlindung di Marore dan direncanakan akan kembali berlayar menuju Miangas dan pelabuhan selanjutnya sesuai rute pelayaran setelah cuaca membaik.

“Iya, kapal masih berlindung di Marore, lagi tunggu cuaca membaik baru berangkat ke Miangas,” ujar Hasan.

(rey atapunang)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed