Ratusan Massa Tegaskan Esok Batas Waktu OD Lantik Elly Lasut – Moktar Parapaga

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Ratusan warga Kepulauan Talaud melakukan long mars dan menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Mereka mendesak Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey untuk segera melantik Elly Engelbert Lasut dan Moktar Arunde Parapaga sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud periode 2019-2024, pada Jumat (2/8) 2019 besok.

Massa yang datang dari berbagai desa yang tersebar di sejumlah kecamatan, yang merupakan perwakilan 22.656 pemilih Elly Engelbert Lasut – Moktar Arunde Parapaga pada Pilkada 27 Juni 2018, melakukan unjuk rasa di depan gerbang Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (1/8) 2019.

Read More

Mereka mengibarkan tiga Bendera Merah Putih dan membentang senjumlah spanduk yang diantaranya bertuliskan:

“22.656 SUARA SAH E2L-MANTAP MENDESAK PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI ELLY ENGELBERT LASUT dan MOKTAR ARUNDE PARAPAGA PALING LAMBAT 2 AGUSTUS 2019”,

“KAMI NKRI ASLI, BUKAN ANAK TIRI. BUKAN KELAS JAUH. BUTUH BUPATI DAN WAKIL BUPATI DEFINITIF!!! BULAN PLH/PLT/PJS. E2L-MANTAP 2019-2024”,

“RAKYAT TALAUD BUKAN BONEKA, SEGERA LANTIK!!! E2L-MANTAP”.

“22.656 orang hari ini menyatakan dengan tegas, kalau besok (Jumat, 2/8/2019, red) tidak dilaksanakan pelantikan … kami 22.656 orang siap menduduki Kantor Bupati Talaud,” tegas Renalto Tumarah, dalam orasinya, di depan gerbang Kantor Bupati Talaud.

Dia menegaskan, tidak ada alasan lagi bagi gubernur untuk tidak melantik Elly Engelbert Lasut dan Moktar Arunde Paraga sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Pasalnya, sesuai informasi terpercaya yang mereka peroleh, SK Pelantikan telah ada di Pemprov Sulut.

“Info terkini, SK pelantikan sudah berada di kantor gubernur. Tidak ada ucapan lain selain harus dilantik,” tandasnya.

Mereka juga menyerukan bahwa Kepulauan Talaud merupakan daerah otonom yang harus dipimpin oleh kepala daerah pilihan rakyat.

“… bukan kelas jauh yang dipimpin oleh Plh, Pjs atau Plt pilihan penguasa,” tandas Swelem Adam.

Massa berjanji akan kembali melakukan aksi dengan jumlah yang lebih besar apabila gubernur tidak melantik Elly Lasut dan Moktar Parapaga sebagaimana tuntutan mereka.

Kesempatan itu, Asisten II Setda Talaud Toni Gagola, selaku Plh Sekda, sempat menemui warga untuk menerima aspirasi, mewakili Plh Bupati Adolf Binilang yang sedang berada di luar daerah.

Dari depan gerbang Kantor Bupati Talaud, massa berjalan kaki menuju Kantor DPRD Talaud untuk menyampaikan aspirasi yang sama. Kemudian massa pun kembali berjalan kaki dari Kantor DPRD menuju lapangan Sangkundiman Melonguane sebagai titik simpul massa.

Akhirnya, setelah menikmati makanan yang dibawah oleh masing-masing pengunjung rasa, mereka pun membubarkan diri.

Aksi yang berlangsung sekira 5 jam dan turut dikawal ketat aparat kepolisian di baawah komanda Wakapolres Talaud Boki Maria Buida itu berlangsung aman dan tertib.

(rey atapunang)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.