by

Legislator Nasdem Mitra Tolak Pin Emas, Ini Alasannya

TELEGRAFNEWS – Jelang pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam waktu dekat ini, Partai Nasdem yang memiliki dua kursi didewan menolak menggunakan Pin emas lambang anggota DPRD Mitra.


Hal ini diungkapkan salahsatu legislator terpilih hasil pemilu April 2019 Royke Pelleng kepada Telegrafnews, Jumat (23/08) 2019.


“Alasannya, pemberian pin emas tidak diatur dalam Permendagri namun hanya pemberian seragam,”kata Pelleng yang mantan anggota DPRD Mitra periode 2015-2019.


Partai Nasional Demokrat milik Surya Palloh ini nantinya di DPRD Mitra akan mempunyai satu Fraksi dengan akan bergabungnya bersama Partai Gerindra dan PKPI.


Bagi partai Nasdem, masih banyak persoalan yang lebih penting yang harus diperhatikan pemerintah seperti pengentasan masalah kemiskininan.


“Kini sesuai data BPS, Mitra merupakan salah satu daerah termiskin, sehingga sangat tidak tepat kemudian anggota dewan sebagai representasi rakyat harus menerima pin emas,” tambah Pelleng.


Menurutnya,alangkah baiknya anggaran tersebut digunakan untuk kepentingan rakyat atau dialihkan saja untuk bantuan pendidikan seperti beasiswa dan hal lain yang lebih urgensi.


Sementara itu, Decker Mamusung yang juga politisi Partai Nasdem yang juga masuk anggota DPRD periode 2019-2024, menambahkan, bagi Nasdem secara tegas menolak dan tidak akan menerima pin emas tersebut karena masih banyak kepentingan rakyat yang harus diprioritaskan.


“Bagi kami kepentingan rakyat yang lebih penting untuk diprioritaskan ketimbang menghabiskan uang hanya untuk pengadaan pin emas itu,”tambah Mamusung.(Devon pondaag)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed