Jaringan Pengedar Obat Keras Kembali Diringkus Polisi

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Setelah berhasil menangkap 4 tersangka pengedar obat TRIHEXIPHENIDIL secara ilegal beberapa hari lalu.

Setelah lakukan pengembangan Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bitung kembali menangkap IG alias Ewin (27) warga Kelurahan Wawonasa, Lingkungan V, Kecamatan Singkil, Kota Manado, pada hari Kamis (01/08)2019 pukul 21.30 Wita.

Read More

“Ewin ditangkap disekitar KFC Tugu Tani Jakarta Pusat dan dari hasil penangkapan dan interogasi terhadap lelaki tersebut kemudian dilakukan pengeledahan namun tidak ditemukan barang bukti lain kecuali jejak digital via WA Ewin tentang transaksi obat keras.” Jelas Kasat Narkoba Polres Bitung AKP Frelly Sumampow, Senin (05/08)2019.

Sumampow menjelaskan dari pengakuan Ewin setelah diinterogasi bahwa barang berupa obat tersebut dari Lelaki HW alias Benistore yang dia dapatkan kemudian di kirimkan melalui JNE Tugu Tani Jakarta Pusat dengan tujuan ke Kota Manado dengan Alamat Penerima Armando Day alias Arman yang pernah ditangkap beberapa waktu lalu.

Selanjutnya hari Jumat (02/08)2019 tambah Sumampow, Tim Sat Narkoba Polres Bitung mendapatkan informasi dari Ewin bahwa ada barang berupa paket mencurigakan dialamatkan kepada lelaki Hendro W. alias Bennystore tiba di Kantor JNE Tugu Tani yang dikirim dari Nusa Dua Denpasar Bali dengan nama Pengirim Perempuan.

Tim kemudian melakukan pemantaun Sabtu tanggal 3 Agustus 2019 di Kantor JNE dengan maksud akan melakukan penangkapan terhadap Lelaki Benistore yang akan mengambil paket barang tersebut yang diduga Obat keras namun pada pukul 09.15 Wib telah datang seorang lelaki Ojek Online yang tidak dikenal datang mengambil Paket Barang yang diduga Obat Keras milik Lelaki Benistore.

“Tim langsung menangkap AH alias Abel (43) warga Jalan Biak Roxi, Kelurahan Sideng, Jakarta Pusat, yang dari pengakuan Abel hanya disuruh oleh Bennystore untuk mengambil paket tersebut,” terangnya.

Dari tangan Abel berhasil diamankan Zipras Aprasolam sebanyak 10 Pak dengan jumlah 100 (Seratus) Strips 1000 (seribu) butir, Piclonazepam sebanyak 5 Pak dengan jumlah 50 strips 500 (lima ratus) butir, Aprasolam sebanyak 5 Pak dengan jumlah 50 Strips.

Keseluruhan Jumlah 200 Strips atau sebanyak 2000 (Dua Ribu) butir /tablet, untuk jelasnya Aprasolam adalah salah satu Obat termasuk golongan Psikotropika yang sering diperuntukan untuk Orang gila atau Depresi.

Sementara itu Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Unit Sat Narkoba Polres Bitung telah mengamankan tersangka dan memudian dilakukan Introgasi dan dibawa ke Polsek Metro Menteng untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Penindakan dan pemberantasan terhadap pelaku Narkotika dan Psikotropika lain akan terus kita lakukan.” Pungkasnya.

Pelaku yang membawa barang atau paket tersebut yang diduga Obat Keras sebagai pengedar secara ilegal dijerat dengan pasal 196 sub pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah).

(Ical)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.