by

Uskup Denpasar Minta Umat Katolik Tidak Terprovokasi soal Perusakan Gereja Santo Yoseph

-Hukrim, Religi-112 views

TELEGRAFNEWS – Uskup Denpasar Mgr. Silvester San meminta umat Katolik di Denpasar, Bali untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi atas perusakan Gereja Katolik Santo Yoseph Kepundung, Denpasar, Bali, Selasa (9/7) 2019.

“Kepada siapa saja terutama Umat Katolik supaya tetap tenang karena hal ini sedang diurus oleh Pastor Paroki dan Pengurus Gereja St.Yoseph dan telah ditangani oleh pihak kepolisian,” ujar Mgr. Silvester melalui Pastor Paroki Santo Yoseph Denpasar Yohanes Nyoman Madia, SVD, dalam pesan tertulisnya.

Uskup menegaskan bahwa kondisi saat ini dalam keadaan kondusif. Uskup juga meminta agar kasus ini diselesaikan secara baik.

“Terima kasih kepada petugas kepolisian yang cepat menangani kasus ini sehingga keadaan cepat teratasi. Terima kasih juga kepada umat yang secara spontan datang ke gereja sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa yg terjadi,” ujar Uskup.

Diberitakan sebelumnya, perusakan gereja terjadi sekira pukul 09.30 Wita oleh seorang lelaki berinisial A, yang sedang berdoa di dalam gereja bersama istrinya.

Istri A dan Kristo, kostor yang tengah membersihkan salah satu ruangan di gereja itu, sempat berusaha menahan A, tetapi tidak berhasil. Bahkan A sempat membanting istrinya saat berusaha mencegah.

Aksi A kemudian berhasil dihentikan oleh 3 orang polisi, yang sedang berpatroli dan melintas di depan gereja tempat kejadian, setelah mendapat laporan dari warga yang berjualan di sekitar gereja tempat kejadian.

Aksi perusakan itu membuat beberapa hiasan bunga dalam gereja, dua buah patung malaikat serta lilin-lilin rusak.

Romo Yan mengatakan, kemungkinan pelaku sedang stress. “Tetapi hal ini masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sampai ini, polisi masih memeriksa A di Mapolsek Denpasar Timur.

(rey atapunang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed