by

Pemilik 20 Gram Narkoba Di Lapas Tambun Terungkap

-Hukrim-311 views

TELEGRAFNEWS – Isu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia sebagai “Sarang” peredaran dan penyalagunaan narkoba kembali terbukti.

Kali ini, seorang narapidana di Lapas Klas IIB Tambun, kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah didapati menyimpan narkoba jenis sabu sabu didalam blok Lapas tersebut.

Kejadian pengungkapan bermula ketika petugas Lapas melakukan penggeledahan disalah satu rungan penghubung antara blok Napi dengan ruang besuk, Kamis (11/7)2019 Pukul 13:02 Wita, petugas menemukan narkoba jenis sabu sabu seberat 20,20 gram milik TK alias Takka (46) warga binaan di Lapas tersebut.

Foto : Iptu Kinsale, Kasat Narkoba Polres Tolitoli

Dari keterangan yang diperoleh media ini, narkoba tersebut berasal dari dalam Lapas dan akan diberikan kepada salah seorang pengunjung berinisial OY. Namun karena OY takut membawa narkoba tersebut keluar Lapas, maka pelaku membawanya kembali kedalam blok sebelum akhirnya ditemukan petugas Lapas.

Menurut Kasat Narkoba Polres Tolitoli Iptu Kinsale, pihaknya mendapat laporan dari Kalapas Klas IIB Tambun, Abdul Wahid melalui telepon bahwa ada warga binaan di Lapas Klas IIB Tambun yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu sabu.

“Kami dapat laporan dari Kalapas bahwa ada warga binaan yang kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu sabu saat petugas melakukan penggeledahan disalah satu ruangan didalam Lapas,” jelas Kinsale.

Kinsale menambahkan, saat mendapat informasi tersebut, Tim Satnarkoba langsung menuju ke Lapas dengan membawa alat timbang digital.

“Saat kami timbang, barang bukti berupa kristal bening dengan berat 20,20 gram dan pelaku langsung kami bawa ke Mapolres untuk diperiksa,” tambah Kinsale.

Pelaku akan dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 114 dan 112.

” Karena temuan ini di atas 5 gram maka tetap akan di proses sesuai dengan UU Narkotika dan pelaku dapat di jerat pasal 114 dan 112 sembari menunggu hasil tes urine laboratorium kami akan kembalikan tersangka ke Lapas untuk proses selanjutnya,” ungkapnya.

Untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang selama ini selalu menghantui hampir semua Lapas di Indonesia. Maka Lapas Klas IIB Tambun melakukan langkah strategis dengan membangun kerjasama Polres Tolitoli.

“Dan ini merupakan langkah awal dari kerja sama Lapas dengan pihak Polres untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang selama ini menjadi isu bahwa narkoba di kendalikan dari lapas,” tutup Kinsale.

(Armen Djaru)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed