by

Menyusuri Dunia “Esek-Esek” di Morowali Utara (Part 1)

TELEGRAFNEWS – Dunia malam tanpa kegiatan prostitusi sepertinya kurang lengkap bagi sebagian orang. Dunia jual beli “lendir” ini ditengarai sudah ada sejak zaman sebelum masehi dan hingga kini tetap jadi primadona.

Kegiatan prostitusi, baik yang resmi maupun terselubung hadir dihampir disemua daerah di Indonesia. Baik di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Jogjakarta, Semarang, Makassar dan Denpasar. Namun didaerah yang jauh dari hiruk pikuk kota metropolitan justru saat ini kian marak. Salah satunya di kabupaten Morowali Utara tepatnya di kota Kolonodale.

Didaerah yang dulunya masuk kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ini, pekerja seks komersial bahkan di “impor” dari daerah lain.

Penelusuran wartawan telegrafnews.co, Jum’at (19/7)2019 malam, bisnis “esek esek” didaerah tersebut ada yang terbuka dan terang terangan, ada juga yang melakukannya secara tertutup.

Ayu (20) (nama samaran,Red) yang berbincang dengan awak media ini disalah satu Cafe mengaku berasal dari luar Morowali Utara. Perempuan berparas cantik dengan tubuh semampai tersebut mengatakan alasannya bekerja sebagai pemuas hasrat lelaki itu karena terpaksa.

“Saya terpaksa kerja begini karena kebutuhan ekonomi yang mendesak untuk membantu kehidupan keluarga di kampung,” katanya sambil menghisap sebatang rokok yang dipegangnya.

(Johnny Inkiriwang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed