by

HEBOH! Perusakan Gereja Katolik di Bali, Begini Kronologinya

-Hukrim-167 views

TELEGRAFNEWS – Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph di Jalan Kepundung No.2, di Denpasar, Bali dirusak seorang lelaki berinisial A, sekira pukul 09.30 Wita, Selasa (9/7) 2019. Kepolisian Polsek Denpasar Timur sudah mengamankan pelaku dan sedang melakukan penyelidikan terkait motif pelaku. Dugaan sementara, pelaku dalam keadaan stress.

Bagaimana kronologi kejadian tersebut? Berikut rangkaian kejadian berdasarkan laporan resmi Kepala Paroki Santo Yoseph Kepundung, Denpasar, Bali Pastor Yohanes Nyoman Madia, SVD, kepada Uskup Denpasar Mgr. Silvester San, yang diperoleh telegrafnews.co dari Komisi Sosial Keuskupan Denpasar.

  1. Pukul 09.00 Wita, ada sepasang suami istri masuk ke gereja untuk berdoa. Ketika sedang berdoa, tiba-tiba pelaku terdengar menangis lalu mengamuk. Istrinya berusaha menahan, tetapi pelaku justru membanting istrinya.

Mendengar ada keributan, Kristo, kostor, yang sedang menyapu di salah satu ruangan juga berusaha menahan, tetapi pelaku mengancamnya dengan sebuah tongkat yang dipegang pelaku.

Pelaku pun terus mengamuk. Dia merusak penyangga salib, beberapa hiasan bunga di dalam gereja, dua buah patung malaikat dan lilin-lilin. Pelaku juga mengacak-acak altar sehingga menyebabkan kerusakan pada tempat penyimpanan kitab suci.

Melihat perusakan yang terus dilakukan pelaku, Kristo kemudian keluar gereja meminta bantuan orang-orang yang berjualan di kiri kanan gereja.

  1. Sekira pukul 09.30, seorang ibu yang berjualan di sisi kanan gereja menyetop 3 orang polisi yang sedang berpatroli di Jalan Kepundung dan bertepatan melintas di depan gereja dan melaporkan bahwa ada orang yang mengamuk di dalam gereja.

Tanpa menunggu lama, ketiga polisi itu masuk untuk mengamankan pelaku. Awalnya pelaku sempat menantang polisi, tetapi berhasil dilumpuhkan. Pelaku pun diborgol dan bawah untuk diamankan di Mapolsek Denpasar Timur.

  1. Sekira pukul 10.05 Wita, Pastor Yohanes Nyoman Madia, SVD, kepala Paroki Santo Yoseph, mendapat pesan WhatsApp dari seorang umat yang mengatakan telah terjadi perusakan gereja.

Mendengar informasi itu, Pastor Yan, yang saat kejadian berada di Soverdi, sekitar 200 meter ke utara dari gereja, langsung kembali ke gereja dan menemui Kristo untuk memintai keterangan.

  1. Setelah mendengar keterangan dari Kristo, sekira pukul 12.35 Wita, Pastor Yan pergi menemui Uskup Denpasar Mgr. Silvester San dan melaporkan secara resmi kejadian perusakan gereja tersebut.

Pelaku kini sedang ditahan di Mapolsek Denpasar Timur. Dugaan sementara pelaku dalam keadaan stress. Namun pihak kepolisian masih mendalami motif di balik perusakan tersebut.

(rey atapunang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed