by

Dugaan Korupsi KPU Minut Mengendap

-Hukrim, Minut-381 views

TELEGRAFNEWS – Dugaan tindak pidana korupsi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Minahasa Utara (Minut) periode 2013-2018 sebesar Rp10,4 Miliar, yang sudah ditangani oleh Kepolisian Resor (Polres) Minut sejak 2017 lalu, rupanya belum menemukan titik terang.

Kapolres Minut AKBP Jefri Siagian SIK saat dikonfirmasi, langsung mengarahkan awak media untuk menanyakan langsung penanganan kasus dugaan korupsi yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Minut tahun 2015 untuk Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Minut periode 2015-2020 ini, kepada bagian Reserse dan Kriminal (Reskrim).

“Ke kasat serse saja ya kalau untuk tanyakan tentang penanganan kasus,” ujar Siagian.

Kasat Reskrim Polres Minut AKP Nohfri Maramis SIK saat ditemui langsung, mengatakan bahwa, akan dilakukan pengecekan lagi, terkait perkembangan kasus ini, karena anggota lama yang menangani hal ini sudah pindah tugas.

“Nanti akan di cek, sampai dimana perkembangannya” tutup Maramis.

Diketahui, kasus tersebut telah di proses Polres Minut, bahkan telah mengangkat barang bukti pada Senin 2 Oktober 2017 oleh tim Tipikor Polres Minut yang saat itu jabatan kanit oleh Ipda Chandra Buana. Tim mengangkut sembilan karung berkas dokumen laporan penggunaan dana hibah anggaran Pilkada 2016 untuk dilakukan pemeriksaan, setelah adanya temuan hasil penghitungan Inspektorat Minut terhadap laporan KPU Minut. Diduga ada tindak korupsi dari dana sebesar Rp10.4 miliar dari total dana hibah Rp19.9 miliar dan sharing provinsi Rp1.8 miliar untuk Pilkada 2015. Pasalnya, tidak memiliki SPJ ataupun tak jelas pertanggungjawabannya dari KPU Minut. (Fian Ombeng)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed