by

Diduga Salah Diagnosa, Seorang Bayi Di Tolitoli Meninggal Dunia

TELEGRAFNEWS – Seorang bayi berusia 8 bulan bernama Qila meninggal dunia dan diduga akibat kesalahan diagnosa medik yang dilakukan oleh dokter.

Putri Aswan Gaffar ini awalnya dibawa ke Puskesmas Dakopamean, Minggu (7/7)2019 sekitar pukul 23.30 Wita, setibanya di Puskesmas langsung dilayani oleh seorang Perawat bernama SR dan Bidan PJ.

Dari keterangan orang tua bayi mungil ini, Perawat saat itu berkoordinasi dengan dokter lewat telpon dan hasil koordinasi, dokter menyuruh perawat memberikan pasien Oralit dan Puyer.

“Waktu itu perawat menelpon dokter yang juga kepala Puskesmas Dakopamean dan katanya diberikan Oralit dan Puyer,” kata Aswan ayah bayi tersebut.

Karena tidak ada tindakan medis yang menurut keluarga layak, maka Qila pun dibawa kembali kerumah karena rewel. Tepat pukul 3.00 Wita dini hari, Qila mulai kejang kejang.

” karena tidak ada tindakan medis lain hanya di beri oralit dan puyer,maka kami membawa Qila kembali ke rumah karena rewel,tepat pukul 3.00 wita malam itu juga bayi Qila kejang dan dan kelihatan lemas dan akhirnya kami membawanya kembali ke Puskesamas,” jelas Aswan kepada asak media ini, Minggu (13/7)2019.

Lanjut Aswan, oleh pihak Puskesmas Qila dirujuk ke RSUD Mokopido. Namun malang saat berada di rumah sakit nyawa bayi tersebut tidak bisa diselamatkan.

Saat di konfirmasi awak media ini, kepala Puskesmas Dakopamean, dr.Yuli via telepon meminta untuk datang kekantor.

“Maaf pak ini urusan kantor, jadi saya minta temui saya dikantor saja,” katanya.

Dari hasil musyawarah pihak keluarga, dalam waktu dekat kasus ini akan dilaporkan kepihak yang berwajib dengan tuduhan dugaan kelalaian dan mal praktek.

(Armen Djaru)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed