by

Waruga Dirusak, Dugaan Penjarahan Mencuat

-Minut-436 views

TELEGRAFNEWS – Perusakan situs budaya peninggalan leluhur masyarakat Minahasa, yang terjadi di desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, langsung mendapat respon sejumlah LSM dan masyarakat adat, dengan melaporkan dugaan pencurian dan perusakan, ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kauditan, pada Jumat (14/6).

Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Teritorial Sulawesi Utara Howard Marius, bersama Brando Pangemanan, Steven Rondonuwu dan Jendri Togas mewakili masyarakat Desa Kaima, langsung membuat laporan, yang diterima langsung oleh Kapolsek Kauditan Iptu Ahmad Bastari SSos.

“Kami menduga, Waruga kaima dirusak tangan-tangan jahil yang menjarah isi makam. Benda-benda antik dan pusaka yang turut dimakamkan bersama jasad leluhur telah diambil untuk keperluan pribadi penjarah. Hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab perbuatan seperti ini jelas jelas mengancam identitas dan entitas budaya kami sebagai suku Minahasa” ucap Marius.

Menurutnya, Sejak dulu, para pendahulu selalu berusaha menjaga dan melestarikan setiap peninggalan leluhur sebagai bentuk pelestarian budaya dan identitas. 10 Waruga yang dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini, dulu dipindahkan dari kobong (kebun) oleh masyarakat Desa Kaima di jaman Hukum Tua ke 19 Desa Kaima, Alm. Heintje Joram Langelo (1965 – 1975).

“Dengan kata lain, kami sangat menghargai peninggalan budaya leluhur yang sangat terkait dengan nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial serta religius, yang menjadi ciri khas kami suku Minahasa” jelas Marius.

Kapolsek Kauditan yang langsung menerima laporan ini, langsung memberikan atensi kepada jajarannya, untuk menindak lanjuti laporan ini.

“Siapapun tidak boleh merusak cagar budaya yang merupakan warisan leluhur. Siapapun yang merusak akan diberikan tindakan hukum, terlebih situs pekuburan kuno waruga yang ada di desa Kaima teregistrasi Di Balai Arkeologi (BALAR) Gorontalo” pungkas Bastari. (Fian Ombeng)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed