by

Tradisi ‘Bakar Bulu Nasi Jahe’ di Desa Tababo Saat Raya Ketupat


TELEGRAFNEWS-Ada yang menarik dari perayaan Hari Raya Ketupat yang diperingati umat Muslim didesa Tababo Kecamatan Belang kabupaten Minahasa Tenggara.


Seperti kebiasaan masyarakat desa Tababo yang mayoritas muslim diwilayah ini, setiap tahunnya merayakan bakar bulu nasi jahe dijalanan yang dilakukan masyarakat.


“Hal ini dilakukan masyarakat setiap tahunnya usai seminggu sesudah lebaran dan dilakukan seluruh umat muslim didesa Tababo secara serentak,” ujar Lucky Torah warga setempat.


Hal ini dibenarkan juga pemerintah Kecamatan Belang lewat Camat Belang Ridwan Abdjulu yang menyatakan bahwa kebiasaan masyarakat desa ini sudah dilakukan setiap tahunnya sebagai ungkapan rasa syukurnya, agar masyarakat sekitar bisa ikut bersama merasakan ucapan syukur dengan warga desa tersebut.


“Nantinya para tamu dari daerah lain bisa ikut merasakan rasa syukur warga desa Tababo dalam merayakan Hari raya ketupat hari ini,” ujar Abdjulu.


Diketahui bersama, sejak pukul 15.00 wita, warga desa Tababo kecamatan Belang sudah menggelar perapian disepanjang jalan desa yang mayoritas muslim ini Minggu (16/06) 2019 malam.


Dalam kegiatannya, masyarakat menyiapkan makanan berupa nasi jahe yang dibakar dipinggir jalan secara bersama- sama oleh masyarakat yang nantinya akan disugukan kepada tamu yang akan datang.


Bukan hanya nasi jahe yang disugukan warga, namun juga ketupat sebagai menu utama warga muslim dalam merayakan hari raya ketupat bahkan masyarakat desa itu juga menghias janur kuning didepan pintu masuk rumahnya. (Devon pondaag)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed