by

Petrus Tuange Titip Kelanjutan Pembangunan Jalan di Pulau Kabaruan kepada Elly Lasut dan Moktar Parapaga

TELEGRAFNEWS – Plt Bupati Petrus Simon Tuange menitipkan kelanjutan pembangunan dan peningkatan jalan di Pulau Kabaruan, Talaud, Sulawesi Utara, kepada Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024 Dr. Elly Engelbert Lasut dan Moktar Arunde Parapaga (E2L-Mantap).

“Kasiang Salibabu, lebih-lebih Pulau Kabaruan. Dok tolong lia akang dang Dok.
Kita titip koa ini. Yang dicari di sana kasiang, jalan lingkar (Kasihan Salibabu, terlebih Pulau Kabaruan. Dokter tolong perhatikan pembangunan dan peningkatan jalan di Pulau Kabaruan. Saya menitip pembangunan dan peningkatan jalan Pulau Kabaruan ini. Yang masyarakat di sana harapakan adalah jalan lingkar),” ujar Petrus Simon Tuange, saat Halal Bi Halal di Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud, yang juga dihadiri Elly Engelbert Lasut dan Moktar Arunde Parapaga, Rabu (19/6) 2019.

Panjang jalan lingkar Pulau Kabaruan sekira 40 Km. Jalan itu berstatus jalan kabupaten. Dibawah kepemimpinan Sri Wahyumi Maria Manalip dan Petrus Simon Tuange, ruas jalan tersebut sempat dibangun. Hanya saja masih berupa aspal kasar dan hanya sebagiannya saja.

Untuk percepatan pembangunan dan peningkatan jalan di pulau terluar itu, Petrus Tuange melalui Bappelitbang telah mengusulkan ke BNPP untuk menaikan status jalan tersebut menjadi jalan nasional.

Dia menambahkan, untuk jalan lingkar Pulau Karakelang yang merupakan jalan nasional dan jalan lingkar Pulau Salibabu sebagai jalan propinsi, juga masih membutuhkan sentuhan. Dia berharap pemerintah propinsi dan pemerintah pusat kiranya terus mengucurkan agar untuk percepatan pembangunan jalan di dua pulau tersebut.

Dia juga menambahkan, masyarakat di Kepulauan Talaud juga sangat membutuhkan adanya jalan produksi atau jalan tani. Selain itu, infrastruktur kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, juga infrastruktur pendidikan masih menjadi skala prioritas kebutuhan pembangunan di Kepulauan Talaud.

“Kondisi daerah ini masih membutuhkan infrastruktur. Ini juga masih sejalan dengan program nasional. Pemerintahan Jokowi masih fokus pada infrastruktur,” ujarnya.

Dalam rangka percepatan infrastruktur tersebut, Petrus Simon Tuange mengatakan, dia telah meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih Elly Lasut dan Moktar Parapaga untuk memperbesar porsi anggaran untuk infrastruktur dan memperkecil anggaran bansos dan hibah.

“Mengapa? Sebab bansos dan hibah hanya diterima segelintir orang, tetapi infrastruktur dirasakan semua orang,” tandasnya.

Selain soal percepatan infrastruktur tersebut, Petrus Simon Tuange juga menitipkan sedikitnya empat hal lain kepada Elly Lasut dan Moktar Parapaga, yakni membangun situasi daerah yang kondusif dan aman. Sebab hanya dalam situasi demikian, kehidupan yang baik di hari depan dapat terwujud.

“Karena itu yang dibutuhkan saat ini di sini adalah mari kita membangun sebuah kebersamaan. Mari kita tidak perlu saling mempersalahkan satu dengan yang lain,” katanya.

Selanjutnya adalah meneruskan estafet pembangunan. Apa yang sudah baik yang ditinggalkan pemimpin sebelumnya, dilanjutkan dan tingkatkan. Sebaliknya yang belum baik diperbaiki.

“Tugas kita juga adalah memperbaiki yang masih salah,” ujarnya.

Terakhir, Petrus menitipkan agar dalam perencanaan pembangunan ke depan, yang dianggarkan dalam APBD adalah hasil musyawarah perencanaan pembangunan bukan kemauan pimpinan.

“Karena itu ke depan, APBD Talaud dirubah. Yang dirupiahkan (dianggarkan) itu adalah hasil musrenbang, maka aspirasi masyarakat akan terjawab,” pungkasnya.

(rey atapunang)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed