by

Wanita Cantik Asal Manado ini dipercayakan Jadi Agen Resmi Produk Belanda

TELEGRAFNEWS – Regina Natalia, wanita cantik berdarah Manado, Sulawesi Utara ini dalam waktu dekat akan dipercayakan pihak pemerintah Belanda menjadi agen resmi peralatan ‘mata-mata’ berupa kamera pengawasan super canggih di wilayah Asia Pasifik.

Menurut Gina, sapaan akrab wanita yang telah 14 tahun berkarir di Jakarta ini, kontrak kerja untuk menjadi agen resmi peralatan canggih dari negara kincir angin sudah diatur oleh pemerintah Belanda.

” Dalam waktu dekat akan penandatangan kontrak di Singapura karena kantor kami di Singapura untuk agen resmi wilayah Asia Pasifik,” kata Gina Kamis (16/5) 2019.

Kamera pengintai ini kata Gina, lebih canggih dari CCTV yang banyak dipakai di Indonesia dengan memakai system the high and camera security buatan Belanda dengan memakai software Belgia.

“Di luar negeri Camera Tri-watch by Triconser Survaillance ini banyak dipakai di sejumlah daerah perbatasan karena sistem kerjanya yang canggih dalam pengawasan dengan hanya memakai wifi,” jelas perempuan kelahiran Manado 12 September 1983.

Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, menurut Gina cocok jika memakai peralatan tersebut, melihat kota Tinutuan ini
sedang dalam pengembangan pembangunan Manado Smart dengan sistem digitalisasi.

Terutama dalam mendukung kecanggihan Cerdas Command Center (C3) milik Pemkot Manado. Atau daerah lainnya di Sulut yang sudah menggunakan peralatan IT dalam pelayanan masyarakat.

“Seperti di Kota Manado saya lihat sudah memakai CCTV di semua sudut jalan yang terintegrasi dengan Command Center. Justru dengan camera pengawasan kami ini lebih baik lagi karena sistem kerjanya lebih canggih hanya dengan terkoneksi wifi,” tambah Gina.

Saat ini Gina masih menggeluti bisnis terkait kepariwisataan dan fashion. Bahkan sampai dia masih menekuni bisnis jual beli airframe dan spare parts pesawat dan mesin pesawat bekerja sama Bank of China Aviation dan Rolls Royce Asia.

“Saya masih sering ke Manado. Tidak setiap bulah sih, tapi setidak dua tiga hari di Manado. Perkembangannya cukup pesat. Saya berniat suatu kelak bisnis-bisnis luar negeri yang saya tekuni ini bisa dibawa ke daerah kelahiran saya. Tentu tentu sesuai kondisi di Kota Manado apa yang cocok,” pungkas dia. (Indah)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed