by

Pemeriksaan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip Sebagai Tersangka Dimulai

-Hukrim-642 views

TELEGRAFNEWS – Proses hukum Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip terus berlanjut. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan Sri Wahyumi akan diperiksa sebagai tersangka hari ini.

“SWM (Sri Wahyumi) dan BNL (Benhur Lalenoh) akan diperiksa sebagai tersangka,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, seperti dilansir CNN Indonesia.

Sri Wahyumi diduga menerima suap pengadaan barang dan jasa dalam proyek revitalisasi pasar Lirung dan Beo tahun 2019 di wilayahnya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Sri, Benhur, dan Bernard Hanafi Kalalo sebagai tersangka. Sri Wahyumi dan Benhur diduga selaku penerima suap. Sementara Bernard Hanafi Kalalo sebagai pemberi suap.

SWM dan BNL disangkakan dengan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan, pemberi suap, BHK, dijerat dengan pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor.

Diketahui dalam OTT yang menjaring Sri Wahyumi, KPK menyita sejumlah barang mewah, diduga akan dijadikan fee guna memuluskan proyek revitalisasi pasar Lirung dan pasar Beo di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Barang yang disita itu adalah tas tangan merek Channel senilai Rp97.360.000; tas merek Balenciaga seharga Rp32.995.000; jam tangan merek Rolex seharga Rp224.500.000; anting berlian merek Adelle senilai Rp32.075.000; serta cincin berlian merek Adelle seharga Rp76.925.000.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Sri Wahyumi mengakui bahwa tersangka penyuap, Bernard membeli barang-barang mewah itu. Dan semua itu diberikan atas dasar senang.

“Dia senang dengan saya. Senang bukan suka. Jadi bedakan senang dengan suka,” kata Sri.

(rap/CNN Indonesia)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed