by

Ismail Bantah Jika CHM Langgar Aturan Pemilu 2019

-Daerah, Pemilu-210 views

TELEGRAFNEWS – Dituding melanggar aturan pada tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang diselenggarakan serentak pada 17 April lalu, Ismail, saksi Calon Anggota DPD RI Cherish Harriete Mokoagouw (CHM) bantah tudingan yang dilaporkan atas calon DPD RI yang meraih suara terbanyak ini.

“Kami bantah atas tudingan yang dialamatkan kepada Cherish,” ujar Ismail saat tatap muka bersama wartawan, Sabtu (11/5) 2019

Pasalnya pendatang baru di dunia politik yang terbilang masih muda ini dinilai mustahil dengan raihan suara sebanyak 180.224.

Menurut Ismail, suara yang diraih Cherish adalah sebanding dengan usaha yang dilakukan selama tahapan Pemilu.

“Cherish itu bekerja bukan hanya duduk-duduk bersantai, dia selalu mengikuti setiap kegiatan agar bisa lebih dikenal orang,” tegas Ismail

Lagi katanya, Cherish memang adalah bagian dari keluarga pejabat akan tetapi tidak serta merta untuk meminta bantuan.

Untuk Alat Peraga Kampanye (APK) jenis one way yang masih terpasang pada salah satu mobil, Ismail menjelaskan tidak pernah dipakai selama masa tenang. “Mobil itu memang ada, akan tetapi tidak pernah keluar garasi, nanti setelah pemilihan baru digunakan,” kata Ismail

Adanya tudingan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikerahkan untuk membantu pun dibantah Ismail. “ASN tidak ada yang berpihak, tidak ada arahan atas nama Cherish. Kalaupun ada kan harusnya Bawaslu sudah menindak,” terangnya.

“Jikalau pun akan dilakukan pemilihan ulang, kami sangat siap,” ujar Ismail meyakini lewat PSU bisa mendapatkan suara lebih banyak lagi.

“Kami juga siap menghadapi dan menjawab dugaan-dugaan yang dituduhkan dan memberikan fakta yang sebenarnya,” tutup Ismail.

Diketahui beberapa waktu yang lalu, calon anggota DPD RI yang lain beramai-ramai melaporkan Cherish ke Bawaslu Sulut. (Indah)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed