Hasil Real Count KPU, PDI Perjuangan Masih Unggul 20,18%

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Dalam hasil real count hingga hari ini, Rabu (15/5)2019 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menduduki posisi terunggul dari 16 partai sebesar 20,18%.

Di urutan kedua, terdapat Partai Golkar yang bertengger dan memiliki hasil suara sementara sebesar 13,09%.

Read More

Sementara itu, Partai Gerindra masih menempati posisi ketiga sebesar 11,62%.

Di bawah tiga posisi unggul tersebut, terdapat Partai Nasdem di urutan keempat sebanyak 9,69% dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di posisi kelima sebesar 9,45%.

Berikut hasil real count KPU Pileg DPR RI 2019 pada Rabu, 15 Mei 2019, pukul 07.15 WIB, dikutip dari kpu.go.id :

  1. PDIP : 20,18%
  2. Golkar : 13,09%
  3. Gerindra : 11,62%
  4. Nasdem : 9,69%
  5. PKB : 9,45%
  6. Demokrat : 7,77%
  7. PKS : 7,23%
  8. PAN : 6,92%
  9. PPP : 4,22%
  10. Perindo : 2,66%
  11. Berkarya : 2,12%
  12. Hanura : 1,71%
  13. PSI : 1,71%
  14. PBB : 0,8%
  15. Garuda : 0,55%
  16. PKPI : 0,28%

(Catatan : hasil real count dapat berubah sewaktu-waktu karena update data oleh situs kpu.go.id)

Disclaimer :

  1. Data entri yang ditampilkan pada Menu Hitung Suara adalah data yg disalin apa adanya/sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS.
  2. Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.
  3. Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan Salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1.
  4. Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara.

Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

(ALtel)

jasa website ok

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.