by

CSR BI dinilai Besar, Bea Cukai Usul diwujudkan dalam Bentuk Pelatihan

-Ekbis, Manado-163 views

TELEGRAFNEWS – Industri Kecil Menengah (IKM) turut mendapat perhatian yang lebih dari Bea Cukai Manado. Bea Cukai, selain memiliki tugas dan fungsi pengawasan, juga turut mendorong perekonomian di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Manado, Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan stake holder agar Industri Kecil Menengah di Kota Manado bisa Go Internasional.

“Kita akan rekomendasikan ke Bank Indonesia (BI) karena mereka punya Corporate Social Responsibility (CSR) yang luar biasa besar,” ujar Kepala Bea Cukai Nyoman Adi beberapa waktu yang lalu di kantor Bea Cukai Manado.

Menurutnya, pihaknya akan menyampaikan kepada BI kantor perwakilan Sulut agar CSR bisa diwujudkan dengan membuat pelatihan-pelatihan.

“Seperti halnya pelatihan-pelatihan dasar, cara mengepak (packaging) yang benar agar menarik perhatian konsumen,” jelas Nyoman.

Dia menuturkan bahwa jika dari packaging menarik maka orang akan mudah untuk membeli.

“Produk kita tidak lebih baik dari produk luar negeri, akan tetapi packaging mereka itu yang bagus, kalau dari bungkusnya sudah bagus orang akan lebih percaya” ungkap Nyoman.

Selain itu, Bea Cukai yang berada dalam naungan juga akan bekerjasama dengan pihak perbankan. “Kita gandeng perbankan, BNI, BRI, Mandiri, BCA agar dia terbitkan Letter of Credit (LC),” tutur Nyoman.

Untuk premi LC, dikatakan Nyoman agar jangan terlalu tinggi, mengingat IKM adalah industri kecil. “Kasihlah nol koma dua persen, nol koma tiga persen, biar bisa bersaing,” Nyoman mencontohkan.

Selanjutnya untuk pemasaran, sebagai industri kecil IKM sebaiknya menggunakan e-commerce. (Indah)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed