by

Kelompok Militer Abu Sayyaf Kembali Tembak Seorang Sandera

TELEGRAFNEWS – Aksi baku tembak kembali terjadi antara militer Filipina dan kelompok bersenjata Abu Sayyaf dan menyebabkan satu orang warga negara Malaysia yang merupakan sandera dari kelompok militan tersebut bernama Jari Abdullah terluka, Kamis (4/4)2019.

“Korban yang diculik mencoba melarikan diri dari kelompok yang menangkapnya dalam baku tembak tersebut, tapi tertembak oleh Abu Sayyaf,” ujar juru bicara Komando Mindanao Barat, Gerry Besana.

Sebagaimana dilansir The Straits Times, Jari terkena tembakan di kepala dan bagian dada. Ia kemudian dilarikan ke Kota Zamboanga untuk menjalani perawatan.

Sekitar Pukul 19.00 waktu setempat, helikopter militer Filipina tiba dilokasi baku tembak yang kemudian menerbangkan korban kerumah sakit terdekat sebelum dilarikan ke Kota Zamboanga.

Korban penembakan ini disekap bersama dua orang warga negara Indonesia, Hari Ardiansya dan Hariadin, saat sedang menangkap ikan di perairan Sabah, Malaysia, pada 5 Desember 2018 lalu.

Kelompok Abu Sayyaf yang selama ini dikenal tak segan membunuh sanderanya jika tebusan yang mereka tuntut tak dipenuhi sesuai waktu yang mereka tentukan.

Sebelumnya, dua WNI yang disandera tersebut menarik perhatian publik karena terlihat minta tolong melalui sebuah video viral.

Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi bahwa orang yang ada di dalam video tersebut adalah WNI. Mereka pun menegaskan bahwa pemerintah sedang berupaya membebaskan para WNI tersebut.

Berdasarkan data Kemlu, secara keseluruhan, sebanyak 36 WNI disandera di Filipina Selatan sejak 2016, 34 di antaranya sudah bebas, sementara 2 lainnya masih dalam upaya pembebasan seperti dikutip dari CNN Indonesia.

(ALtel)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed