by

Diduga Hambat Tahapan Pemilu, Dirut PD. Bangun Bitung Terancam Pidana

TELEGRAFNEWS – Tahapan pendistribusian logistik Pemilu 2019 diduga terhambat karena kapal ferry KMP Tude yang akan digunakan mengangkut seluruh logistik menuju Pulau Lembeh.

Saat dihubungi sejumlah awak media melalui sambuntan telepon, Dirut PD. Bangun Bitung Jorrie Sakul, Senin (15/4)2019 mengatakan bahwa KMP. Tude tidak bisa beroperasi karena ada kerusakan mesin.

“Ada kerusakan pada perseneling saat dibuka ada juga alat yang hancur didalam. Pihaknya sudah menyampaikan kendala itu ke pihak KPU sehari sebelum pendistribusian,” jelas Sakul.

Seperti diketahui, Pasal 517 UU Nomor 7 Tahun 2017 menegaskan ancaman pidana kurungan penjara 5 tahun dan denda 60 juta rupiah bagi siapa saja yang menghambat tahapan pemilu.

(Licin)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed