Benny Ramdhani Minta KPK Beberkan Dasar Penangkapan Bupati Talaud

  • Whatsapp

TELEGRAFNEWS – Siang ini saya mendapat kabar dari Manado bahwa Bupati Kabupaten Talaud ditangkap KPK. Adapun informasi tersebar, penangkapan itu terkait Kasus Penggelepan APBD. Publik butuh keterangan KPK, apa yang menjadi dasar/alasan Penangkapan terhadap Bupati tersebut. Hal ini disampaikan salah satu anggota DPD RI asal Sulawesi Utara, Benny Ramdhani, Selasa (30/4)2019.

“Jika penggelapan APBD sebagaimana yang dituduhkan kepada Bupati Talaud tersebut bisa dibuktikan dan benar, tentu siapa pun harus menghormati dan memberi dukungan penuh kepada KPK dalam hal Ikhtiar sekaligus perang terhadap kejahatan korupsi. Tentu dengan catatan kritis, KPK tidak boleh menjadi lembaga Pemberantasan Korupsi yang tebang pilih dan By Order,” tegas mantan Ketua GP Anshor Sulawesi Utara ini.

Read More

Bahkan, Brani sapaan akrab sentor yng lantang meneriakkan berbagai persoalan ini meminta masyarakat mengambil posisi Jihad Melawan Korupsi dan wajib berada didalam barisan. Tapi jika KPK bekerja berdasarkan order atau pesanan, maka Brani menilai KPK adalah lembaga yang “menjijikkan”.

” Maaf jika saya harus mengatakan KPK adalah lembaga yang sangat menjijikan jika bekerja berdasarkan pesanan,” ungkapnya.

Selain itu, rakyat juga perlu bertanya bagaimana dengan kejahatan korupsi lainnya.

“Hari ini rakyat juga wajib bertanya, bagaimana dengan Kejahatan-Kejahatan korupsi yang lainnya dan bahkan lebih besar,” pungkasnya dengan nada tanya.

Seperti diketahui, bupati Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip dikabarkan ditangkap KPK dikantornya di Melounge, Selasa (30/4)2019 sekitar pukul 11:20 Wita karena diduga melakukan penyalagunaan APBD kabupaten Kepulauan Talaud.

(ALtel)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.