by

Ambar Minta Sinergi Saksi Parpol Dengan Bawaslu

-Minut-155 views

TELEGRAFNEWS – Bawaslu Kabupaten Minahasa Utara Melalui Anggota Komisioner Rocky Marciano Ambar SH LLM MKn, Kordiv Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) menjadi Pembicara dalam Kegiatan Bimbingan Teknis Saksi Parpol yang dilaksanakan di Kecamatan Kema pada hari Rabu, (10/4).

Ambar dalam penyampaian materinya, mengharapkan bisa membangun kerjasama antara Saksi Parpol, bersama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum untuk dapat mengawasi secara bersama Pesta Demokrasi pada Tanggal 17 April 2019 agar terciptanya Pemilihan Umum yang Berintegritas dan Bermartabat.

“Dalam Kegiatan Bimbingan Saksi Parpol ini, Saksi Parpol nantinya akan mendapat Buku Panduan yang nantinya akan diserahkan kepada Pengurus Partai, dan dari Pengurus Partai baru akan dilanjutkan kepada Saksi Parpol. Hal itu dikarenakan bisa saja terjadi pergantian Saksi Parpol dari Partai, dengan mengeluarkan Surat Mandat yang baru sebelum Tanggal 17 April. Oleh sebab itu Buku Saku tidak secara langsung kami serahkan kepada Saksi Parpol” jelas Ambar.

Ambar juga menjelaskan bahwa Badan Pengawas Pemilihan Umum diberikan kewenangan oleh UU No. 7 Tahun 2017 sebagai pengawas dan didalamnya termasuk Saksi Parpol oleh sebab itu, tugas fungsi Saksi Parpol sama dengan tugas fungsi Pengawasan dalam arti tugasnya adalah untuk mengawasi terkait dengan segala aktivitas yang dilakukan didalam Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ada hal-hal yang dapat dilakukan oleh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), bahkan ada hal-hal juga yang dapat dilakukan oleh Saksi Parpol di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Misalnya apabilah pada saat pemungutan suara ada hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Saksi Parpol boleh mengajukan Protes pada saat itu juga.

“Di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), ujung tombak dari suatu pengawasan itu ada dipundak Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), sedangkan kalau di Partai Politik ujung tombak ada di Saksi Parpol. Jadi tugas Saksi Parpol di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat penting sekali karena terkait dengan suara atau tahapan Saksi Parpol adalah sebagai wakil dari Partai pada saat itu, karena Saksi Parpolah yang melihat secara langsung apakah ada kecurangan atau tidak ada kecurangan di saat pemungutan suara” lanjut Ambar.

Dijelaskan lagi oleh Ambar bahwa Terkait dengan pungut hitung waktunya dalam Undang-Undang sebelumnya Waktu 1X24 Jam, setelah pasca keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) di tambah Waktu 1X24 Jam plus 12 Jam jadi bisa saja dari pagi dibuka selesai Jam 12 Malam dan ditambah lagi sampai Jam 12 Siang. Saksi Parpol juga harus Stand by dalam mengamati pungut hitung atau pencoblosan berjalan dengan baik, Saksi Parpol wajib protes apabilah ada kekeliruan atau mekanisme yang tidak sesuai karena Saksi Parpol dijamin dalam Undang-Undang tegas Ambar saat pembekalan Saksi Parpol.

“Ada dua hal yang harus diperhatikan oleh Saksi Parpol yang pertama sebelum hari H surat mandat itu sudah harus ada pada Saksi Parpol karena pada saat hari H Saksi Parpol akan menunjukkan surat mandat itu kepada KPPS, membawah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan C6, saya sarankan kepada Saksi Parpol agar kiranya minimal Jam 06:30 Wita sudah berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena Jam 07:00 Wita Saksi Parpol akan menyaksikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dibuka sekaligus dengan memastikan bahwa Kotak Suara yang ada pada saat itu masih segel, Saksi Parpol juga dapat memastikan bahwa pada saat pembukaan Kotak Suara ada surat suara, paku, bantal pencoblosan, tinta, C1 Plano,absen Saksi Parpol juga harus dapat memastikan bahwa jumlah surat suara yang berada dalam kotak suara tersebut sesuai dengan jumlah pemilih pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut. Setelah itu barulah akan ditandatangani Berita Acara (BA)” pungkas Ambar, diamini Ketua Panwaslu Kecamatan Kema Riyan Languju, SE. (Fian Ombeng)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed