by

Tanpa Pemberitahuan, Ribuan Pohon Jagung Siap Panen Tergilas Alat Berat Milik Jalan Tol

TELEGRAFNEWS – Misi dari program pembangunan jalan tol adalah bertujuan untuk mensejahterakan rakyat. Namun, pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung justru yang terjadi sebaliknya. Keluhan warga yang merasa dirugikan pun tidak digubris.

Salah satunya yang dialami Romy, seorang petani jagung di Kelurahan Manembo nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung yang merasa dirugikan karena tanaman jagung yang sedang panen dihancurkan alat berat milik pelaksana jalan tol tanpa sosialisasi.

” Kami tidak pernah menerima sosialisasi kapan alat berat mulai bekerja dilahan pertanian yang kami kelolah. Memang kami tahu lahan tersebut terkena jalan tol, tapi paling tidak ada pemberitahuan kapan mereka akan melakukan pembongkaran, agar kami bisa bersiap siap,” katanya kepada Telegrafnews.co, Senin (25/2)2019.
Menurut Romy, informasi dari pihak jalan tol, mereka sudah mensosialisasikan kapan akan mulai bekerja dilokasi tersebut kepihak kecamatan dan kelurahan.


” Orang dari jalan tol sampaikan kalau sosialisasi sudah dilakukan melalui camat dan lurah. Tapi kami tidak pernah diberitahu oleh lurah maupun camat kapan akan dilakukan pekerjaan ditempat ini,” katanya.


Intinya kata Romy, petani yang sementara panen merasa dirugikan karena tidak adanya koordinasi dari semua pihak yang berkompeten.


” Kami heran kenapa lurah dan camat tidak menyampaikan informasi kapan akan dilakukan pekerjaan pada kami, sehingga kami tahu alat berat akan mulai  bekerja dari mana, agar ki bisa mempercepat panen, kami bukan robot sehingga bisa menyelesaikan panen dengan cepat,” pungkasnya.
(ARHAM LICIN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed