by

Ratusan Siswa Gagal Ikut SNMPTN, Kepsek SMABIT “Cuci Tangan”

TELEGRAFNEWS – Saya sudah menanyakan ini ke pusat pada waktu pengisian data dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang dibuka pada tanggal 4 Januari sampai 25 Januari 2019, namun dari pusat belum memberikan solusi atas permasalahan kenapa ID tidak bisa keluar, dan otomatis jika ID tidak keluar, passwordnya juga tidak bisa keluar. Demikian penjelasan Kepala SMA Negeri 2 Bitung Jootje Robert Tumiwa seperti dikutip dari Sulutdaily.com, Senin (10/2)2019.

Oleh karena itu,  390-an siswa yang akan ikut UNBK tahun 2019, habya ada sekitar 60 siswa yang ikut SNMPTN.

” ada 60 siswa yang bisa ikut SNMPTN dan sisanya boleh ikut SBMPTN. Perbedaannya hanya sistemnya saja. Jika SNMPTN berbasis online maka SBMPTN sistem offline,” katanya.

Namun, pernyataan ini disesalkan salah satu orang tua siswa. Menurutnya, kasus gagalnya siswa ikut SNMPTN hanya terjadi di SMA Negeri 2 Bitung.

” Persoalannya kasus ini hanya terjadi di SMA Negeri 2 Bitung. Ini berarti keteledoran dari pihak sekolah yang mungkin saja tidak melakukan verifikasi sejak jauh hari dan bertanya dipusat jika menemukan kendala, sehingga akhirnya persoalan sistem yang seharusnya menjadi masalah semua sekolah, ini justru hanya dialami oleh SMA Negeri 2 Bitung,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kepala sekolah tidak boleh hanya bicara segampang itu dimedia. Dimana Tumiwa mengatakan bahwa itu bukan keinginanya.

” Ini jelas merugikan anak anak yang akselerasi dan kepsek seakan akan tidak bersalah,” pungkasnya sambil meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Seperti diketahui, Tumiwa juga meminta agar siswa kecewa dengan gagalnya mereka untuk ikut SNMPTN. Karena itu bukan keinginan dirinya.

“saya harap orang tua dan siswa jangan berkecil hati, karena ini bukan keinginan saya, tapi sistem yang bermasalah,” kata Tumiwa. (ARHAM LICIN)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed