by

Sengketa Ribuan Hektar Tanah, MSM Tak Miliki Dokumen?


TELEGRAFNEWS – Polemik kepemilikan lahan mencapai ribuan hektar oleh PT Meares Soputan Mining yang telah diolah sekian tahun, dipertanyakan keabsahannya oleh ratusan warga yang mengaku memiliki dokumen kepemilikan yang sah.


Hal ini disampaikan oleh salah satu warga kelurahan Pinokalan kecamatan Ranowulu Royke Karundeng, bahwa dirinya sebagai salah satu pemilik lahan mengharapkan agar manajemen perusahan yang bergerak di bidang tambang emas ini bisa memberikan kompensasi atas lahan yang telah diolah.


“Kami memiliki bukti kepemilikan atas tanah yang dimaksud, sehingga masyarakat berhak atas ganti rugi lahan yang telah digunakan oleh PT MSM” ucap Karundeng.


Diungkapkan oleh Karundeng bahwa dirinya bersama sejumlah pemilik lahan telah berkali kali melakukan dialog bersama PT MSM, bahkan pada pertengahan Desember 2018 lalu, pihak perusahan melalui perwakilan Yakob Tumundo telah menandatangani kesepakatan bahwa perusahaan akan membayarkan uang kompensasi ganti rugi, beserta uang tunggu kepada para pemilik lahan, yang bertempat di kantor Hotel Sutan Raja.


“Sampai waktu yang telah disepakati, pihak perusahaan ingkar janji. Bahkan saat mendatangi lokasi tambang, masyarakat dihalangi, dan pihak perusahaan yang diwakili oleh pak Trioka dengan tegas membantah surat hasil kesepakatan sebelumnya. Hal ini jelas sangat memancing emosi masyarakat karena terkesan mempermainkan masyarakat yang saat itu datang. Kami hanya meminta jika memang perusahan memiliki dokumen kepemilikan yang sah, temui kami dan tunjukkan. Sampai saat ini kami tidak mendapat itikad baik dari perusahan sehingga kami akan terus melakukan aksi di lokasi” tandas Karundeng selaku koordinator warga.


Pihak PT MSM sendiri melalui Yakob Tumundo saat dikonfirmasi lewat telepon seluler, membantah telah menandatangani kesepakatan bersama warga.


“Pertemuan yang dilakukan bersama warga pada Desember lalu, tidak menghasilkan kesepakatan. Yang disebut oleh warga adalah daftar hadir yang ditandatangani bersama. Kami mengharapkan warga menempuh jalur pengadilan, jika memang merasa memiliki bukti kepemilikan yang sah” ucap Tumundo pada Kamis (10/01). (Fian Ombeng)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed