by

Musim Penghujan, Arung Jeram di Sungai Nimanga Timbukar Lebih Menantang

TELEGRAFNEWS – Arung Jeram atau Rafting yang merupakan olahraga ekstrim di air, ternyata lebih menantang jika dilakukan pada musim penghujan.

Arung jeram satu-satunya yang ada di Sulawesi Utara, tepatnya berada di desa Timbukar kecamatan Sonder ini menyajikan jeram-jeram yang menantang dan memacu adrenalin.

Pasalnya jika tiba di musim penghujan, debit air sungai Nimanga ini menjadi lebih tinggi, sehingga arusnya lebih kuat dibandingkan musim panas.

Sungai Nimanga yang ada di Kabupaten Minahasa ini memiliki jalur-jalur yang menantang seperti spot jalur golden gate, jeram cobra dan jeram good bye.

Untuk keamanan, Instruktur arung jeram Manado Rafting, Steven Rumeen mengaku jasa mereka telah dilengkapi dengan perlengkapan yang mumpuni, serta para kapten yang sudah teruji di berbagai lintasan dengan mengikuti kejuaraan-kejuaraan.

Arung jeram grade 3 Nimanga Timbukar ini memiliki panjang lintasan sekitar 9 kilometer dengan ditempuh selama waktu 2 jam.

“Bisa juga pilih lintasan yang pendek, jaraknya hanya enam sampai tujuh kilometer dengan waktu satu setengah jam,” kata Steven Rumeen salah satu instruktur di Manado Rafting.

Jasa Manado Rafting untuk arung jeram di Timbukar ini biasanya dipakai untuk outbound.

“Bisa juga untuk outbound, kalau perorangan lokal tarifnya dua ratus lima puluh ribu per orang, satu perahu untuk lima sampai enam orang,” jelas Steven.

“Hari ini ada tim dari PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) yang rafting disini,” ucap Steven, usai mendampingi tim DAW, Sabtu (12/1) 2019

Ternyata, usai mengadakan rapat awal tahun dengan para dealer, PT. DAW tak menyia-nyiakan kesempatan untuk lebih mempererat kekompakan dengan melakukan outbound arung jeram.

Handi Tanuberata selaku Marketing Division Head PT DAW mengaku kegiatan bersama perwakilan 26 pimpinan dealer yang ada di Wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Gorontalo ini, agar memacu semangat para dealer untuk menggenjot kinerja terutama pada penjualan motor merek Honda ini.

“Rafting di sungai Nimanga ini seru, jalur-jalurnya juga menantang dan tak kalah dengan arung jeram yang ada di luar Sulut,” Imbuh Marketing Division Head PT DAW Handi Tanuberata.

“Kalau kita lihat pada saat melakukan arung jeram, banyak batunya dan rintangan. Nah seperti di kehidupan pekerjaan kita nantinya, banyak halangan dan rintangan, tapi saya percaya kita pasti bisa lewati dan sampai di tempat tujuan dengan selamat,” kata Handi didepan perwakilan pimpinan delaer yang ikut sembari memberikan motivasi.

Dirinya berharap di tahun 2019 ini para dealer dibawah PT. DAW bisa lebih semangat dibanding tahun 2018.

“Tak lupa saya juga berterima kasih atas kinerja tahun yang lalu, saya harap penjualan tahun ini lebih dari tahun yang lalu,” pungkas Handi

Untuk sampai ke Desa Timbukar dari Kota Manado, bisa ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam 40 menit memakai kendaraan roda 4, dari Kota Manado akan melewati kota Tomohon dengan udara yang sejuk pegunungan. (Indah)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed