by

Kurangi Angka Lakalantas, POLRI Gelar Milenial Road Safety Festival

TELEGRAFNEWS – Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) merupakan salah satu ” Mesin Pembunuh” massal didunia. Setiap satu jam ada 30 orang meninggal di Indonesia akibat dari kecelakaan dijalan raya.

Untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas, berbagai upaya dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat penyebab tingginya kematian akibat lakalantas.

Salah satu kegiatan yang saat ini sedang berlangsung adalah Milenial Road Safety Festival (MRSF). Kegiatan yang digagas oleh Kapolri ini serentak digelar diseluruh jajaran kepolisian didaerah.


Menurut Kasat Lantas Polres Bitung, AKP. Andri Permana,SIK sasaran utama MRSF adalah kaum milenial yang berusia 16-35 tahun.

Mengapa lakalantas sering terjadi, karena masih minimnya kesadaran tentang tertib lalulintas. Maka Kapolri lewat Kakorlantas membuat iven  MRSF dari Februari sampai 31 Maret 2019 dan rencananya akan dilauncing oleh bapak presiden,” jelas Permana kepada Telegrafnews.co beberapa waktu lalu.


” Apapun ceritanya, lakalantas bermula dari pelanggaran, tidak menggunakan helm, safety belt, kendaraan tak layak jalan, kebut kebutan, berkendara dibawa pengaruh miras dan masih banyak lagi pelanggaran yang semuanya akan berakibat pada kecelakaan lalulintas. Disamping masyarakat juga diharapkan tidak hanya tertib disaat ada polisi saja tapi  tertib dari kesadaran sendiri,” kata Andri Permana

Menurut Permana, untuk Polres Bitung acara puncak MRSF pada 2 Maret akan digelar dipusat Kota Bitung bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day.

” Target pada puncak acara nanti kita akan hadir 3000-10.000 orang. Disana nantinya ada games, door price serta edukasi tertib berlalulintas. Kita akan kemas semenarik mungkin, agar masyarakat selain mendapat edukasi berlalulintas, juga bisa terhibur,” ungkapnya.


Saat ini tahapan pra iven sudah berjalan, anggota Lalulintas sudah melakukan sosialisasi disejumlah komunitas tentang kegiatan MRSF 2019.

” Ada tiga tahapan MRSF, yang pertama pra iven dimana kita melakukan beberapa kegiatan seperti sosialisasi ke sekolah, kekampus, kekomunitas komunitas, lomba lomba untuk merangsang sambil memberikan pengetahuan berlalulintas. Kedua pasca iven, setelah kegiatan akan terbentuk relawan lalulintas membantu mengkampanyekan tentang tertib berlalulintas dan terakhir output nya angka lakalantas bisa menurun,” pungkas perwira polisi yang dikenal punya hobby menyanyi ini.(ARHAM LICIN)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed