by

Coretan Dinding Jelang Debat Capres (1) Oleh:Razikin Juraid

-Opini-131 views

TELEGRAFNEWS – Hari-hari ini isu HAM menjadi headline dan panas. Apakah panas karena jelang debat pertama Calon Presiden atau karena adanya keinginan yang sungguh-sunguh mencari jalan penyelesaian pelanggaran HAM di masa lalu. Akan tetapi adalah juga sebuah kepastian bahwa keinginan untuk menyelesaikannya dikepung oleh konfigurasi berbagai kepentingan politik. Dalam konfigurasi ini kita bisa memperhatikan setidaknya ada 4(empat) skenario sebagai pintu jalan keluar dari beban masa lalu tersebut.

Pertama, skenario untuk meletakkan rekonsiliasi nasional dalam tujuan integratif-impunitif, yakni demi stabilitas dan tanpa melalui proses pertanggungjawaban apapun (blanket amnesty) sebagaimana, hal ini muncul pada masa pemerintahan Habibie dan tokoh militer Orde Baru.

Kedua, skenario integratif-impunitif terbatas, yakni rekonsiliasi dalam tujuan persatuan dan perdamaian, dengan pengungkapan masalah-masalah di masa lampau tapi sangat terbatas dan sangat bergantung serta dipengaruhi oleh gagasan- gagasan dan komitmen-komitmen antara elite politik yang ada. Kecenderungan ini tampak dalam pemikiran tokoh seperti Gus Dur, Nurcholis Madjid, dan Frans Seda.

Ketiga, skenario integratif-punitif, menempatkan rekonsiliasi nasional dalam skema Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi dengan tujuan penyelesaian dan pertanggungjawaban kejahatan kemanusiaan di masa lampau, sebagaimana diinginkan sejumlah tokoh LSM dan Komnas HAM.

Keempat, skenario legalis-punitif, dengan menolak sama sekali rekonsiliasi karena menganggapnya sebagai benteng kekebalan bagi para pelaku pelanggaran HAM. Pertarungan definisi makna dan isi rekonsiliasi nasional memperlihatkan bahwa perumusan ideal transisi di Indonesia sedikit banyak memang masih menunjukkan kuatnya mentalitas warisan rezim lama.

Dari empat skenario tersebut, skenario yang mana yang menurut Saudara Joko Widodo dan Saudara Prabowo Subianto yang paling sesuai dan saudara berdua pilih sebagai upaya menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di masa lalu.

Ayo..nanti malam nonton bareng debat, jangan ikut-ikutan bikin panas nanti kepanasan…

Pinggir rel kereta, 17 Januari 2019

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed