by

Diduga Utamakan Urusan Politik, Pemkab Mitra Lantarkan Belasan Hamba Tuhan

TELEGRAFNEWS-Urusan pemerintahan ternyata lebih diutamakan sejumlah pejabat didaerah ini. Bahkan tampaknya lebih takut akan Pemimpinnya ketimbang Tuhannya sendiri.

Hal ini berlaku belumlama ini di Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yang dahulunya dipimpin seorang Bupati yang mentingkan Iman dengan julukan kabupaten Pemulihan.

Namun tidak berlaku bagi pemimpin baru didaerah ini. Sejumlah hamba Tuhan di Mitra diuji dengan urusan penyaluran santunan akhir tahun.

Ada kabar kurang enak ditelinga masyarakat juga sebagian jemaat yang konon beberapa hamba Tuhan tidak semua menerima santunan akhir tahun pemerintah.

Pemantik persoalan ditengara bukan isu teknis halnya keterbatasan anggaran yang lazim berkembang, melainkan alasan klasik belum lengkap berkas yang berkorelasi dengan sentimentil politik.

“Kabarnya sih, hamba-hamba Tuhan yang tidak menerima santunan karena berbeda pilihan Politik pada Pilkada 2018 lalu,” ujar sumber kepada Telegrafnews,Jumat (21/12) 2018.

Padahal, menurut sumber, berkas-berkas prasyarat pencairan semuanya terpenuhi sementara instansi teknis Bagian Kesejahtraan Rakyat dan Badan Keuangan Daerah, seakan mendesain proses administrasi menjadi kurang lengkap sehingga puluhan hamba Tuhan ini harus gigit jari.

Wakil Ketua DPRD Mitra Tonny Hendrik Lasut yang juga Politisi Partai Golkar ini berpendapat, bahwa dirinya sangat menyayangkan bila hal ini bisa terjadi.

“Kenapa bisa seperti itu,” Kata Lasut dengan suara keras sembari menghentak meja.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahtraan Rakyat Pemkab Mitra, Jhony Kolinug yang dihubungi beberapa kali melalui nomor ponsel 0813 4611 xxxx masih susah dihubungi untuk dikonfirmasi.(von)

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed