by

Bawaslu Minut Ditetapkan Terbaik Dalam Penanganan Sengketa Proses Pemilu

TELEGRAFNEWS – Menutup tahun 2018, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Minahasa Utara (Bawaslu Minut) mendapat apresiasi sebagai The Best 2018 Penanganan Sengketa Proses Pemilu, Oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam penyerahan penghargaan seusai perayaan Natal bersama di Hotel Sutan Raja Kalawat, Ketua Bawaslu Sulut Herwin J Malonda berharap seluruh jajaran pengawas Pemilu, terutama Bawaslu Minut tidak berpuas diri namun tetap konsisten dalam menjalankan tugas dan selalu berpegang pada prinsip-prinsip kepemiluan yang diamankan regulasi.

“Mari, jadikan penghargaan ini sebagai motivasi mengoptimalkan tugas. Ini bukan akhir, namun awal kita mengabdikan diri untuk bangsa dan negara,” ajaknya.

Komisioner Rocky Ambar SH MKn LLMN mengungkapkan bahwa, penghargaan kategori The Best penanganan sengketa proses pemilu terbaik ini, merupakan wujud kerja-kerja kolektifitas yang ditunjukan seluruh jajaran Bawaslu, Panwascam hingga Panwas desa/kelurahan yang tersebar di Tanah Tonsea, dalam upaya mewujudkan pesta demokrasi berkualitas, berintegritas dan damai di Bumi Klabat.

“Ini adalah bukti kerja kolektivitas yang kami lakukan, selain secara kelembagaan tentunya prestasi ini tak terlepas dari peran masyarakat termasuk peserta pemilu dalam mensukseskan hajatan lima tahunan ini,” ucap Ambar, selaku koordinator divisi (kordiv) Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengekta (HP3S).

Menurut Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy SH, bahwa sejak beralih status dari lembaga ad hoc menjadi kelambagaan permanen pada 15 Agustus 2018 lalu, jajarannya terus melakukan pembenahan secara eksternal maupun internal terutama menyangkut kerja-kerja pengawasan kepemiluan.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk mengoptimalkan tugas-tugas kelembagaan yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017. Dimana, kami (Bawaslu) berkewajiban menangani berbagai proses sengketa yang masuk, dan hasilnya kami bisa meraih penghargaan ini,” ucap Awuy selaku Kordiv SDM, Data dan Informasi.

Senada disampaikan anggota Bawaslu Rahman Ismail SH, sekaligus Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga (PHH). Menurut Ismail, penghargaan ini hanyalah satu instrumen kecil yang sekiranya menjadi penguatan bagi kami secara kelembagaan dalam mengoptimalkan tugas, apa lagi proses penangaan dugaan pelanggaran itu dimulai dari adanya temuan dan laporan terkait kerja-kerja pengawasan, baik oleh Bawaslu dan jajarannya maupun masyarakat.

“Kami berharap, ini menjadi cambuk untuk terus optimal dan memperbaiki diri dalam hal kerja-kerja pengawasan,” ungkapnya.

Diketahui bahwa sepanjang 2018, Bawaslu Minut setidaknya menangani empat dugaan pelanggaran Pemilu, satu diselesaikan melalui sidang Adjudikasi, satunya lagi lewat proses mediasi dan administrasi sementara kasus lainnya mengenai dugaan pidana sementara berproses dan diperkirakan rampung awal Januari 2019.

Image and video hosting by TinyPic

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed