Menu

Tumundo-Kenap Bahas Perlindungan Tenaga Kerja Bersama BPJS

  Dibaca : 45 kali
Tumundo-Kenap Bahas Perlindungan Tenaga Kerja Bersama BPJS
Rapat evaluasi yang dilaksanakan di salah satu hotel di Manado.(cia)

TELEGRAFNEWS – Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) memberikan perhatian penuh untuk semua tenaga kerja yang yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Menindaklanjuti surat edaran gubernur maka, Kepala Dinas Provinsi Utara yaitu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Erni Tumundo dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Steve Kepel, Rabu (18/11/2018) menghadiri rapat evaluasi yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Hotel Arya Duta Manado.

Rapat evaluasi tersebut merupakan implementasi surat edaran Gubernur Sulut, Olly Dondokambey nomor 560/2565.1/Sekr-DTKT tentang  perlindungan harian lepas, borongan dan perjanjian kerja waktu tertentu yang bekerja pada sektor konstruksi di Sulut.

Kepala Disnakertrans Sulut, Erni Tumondo mengemukakan, pihaknya sangat memperhatikan semua tenaga kerja di berbagai sektor. “Pak gubernur memberikan perhatian yang sangat besar dan fokus terhadap tenaga kerja,” ungkapnya. Bukti perhatian gubernur untuk perlindungan terhadap tenaga kerja telah dituangkan dalam penataan

Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD). “Ini komitmen dari pak gubernur, terkait perlindungan tenaga kerja yang ada di Sulut,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk jasa konstruksi yang memiliki resiko tinggi saat ini pihaknya belum menerima secara detail laporan dari perusahaan jasa kontruksi mengenai banyaknya jumlah tenaga kerja yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan mereka masing-masing.

“Kami masih menunggu laporan dari keuangan atau dari dinas PU. Sisi regulasi sudah ada, edaran gubernur dan peraturan. Tapi, dalam penerapannya belum berjalan seperti yang diharapkan,” beber Tumundo seraya menambahkan masih ada perusahaan yang belum mengikutsertakan tenaga kerja dalam BPJS.

Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sulut, Steve Kepel menegaskan, setiap pekerja wajib diikutsertakan sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan. “Sebagai implementasi, diwajibkan setiap pekerjaan konstruksi untuk mengikutsertakan THL BPJS demi keamanan mereka dalam bekerja,” ujarnya.(cia)

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional