Menu

Garap Tol Manado-Bitung, Waskita Diduga Palsukan Dokumen

  Dibaca : 688 kali
Garap Tol Manado-Bitung, Waskita Diduga Palsukan Dokumen

TELEGRAFNEWS – Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung sejauh hampir 40 Km, yang merupakan Proyek strategis nasional di Sulawesi Utara, dengan menelan anggaran Triliunan Rupiah, disinyalir menjadi “ladang” bagi sejumlah oknum tidak bertanggung jawab, dalam rangka meraup keuntungan tanpa melalui prosedur yang seharusnya.

Pasalnya, salah satu oknum yang diduga merupakan pekerja dari PT Waskita Karya , terpantau melalui video yang berdurasi selama 1 menit 27 detik, sedang membuat stempel (Cap) toko/supplier yang diduga bertujuan untuk memalsukan dokumen pembelian.

Dikonfirmasi langsung oleh media ini melalui telepon seluler 0812378XXXX, Agus selaku pimpinan PT Waskita Karya Manado mengaku kaget dan baru mengetahui hal ini.

“Wah, saya baru tahu hal ini. Untuk bahan sendiri kami datangkan langsung dari jawa” ucap agus sambil mengatakan dirinya masih berada di Jakarta, dan meminta menghubungi salah satu staf di kantor Manado.

Tak berselang lama, Sri Indah yang mengaku dari bagian SDM PT Waskita Karya menghubungi media ini, untuk melakukan klarifikasi melalui nomor telepon seluler 08123592XXXX.

“Itu karyawan dari PT Waskita Beton Precast, yang secara struktur merupakan anak perusahaan PT Waskita Karya”, ucap Indah sambil meminta menghubungi Duta, bagian Logitik yang menangani urusan material di Waskita Beton precast.

Ditemui langsung di kantor PT Waskita Beton Precast Manado yang berlokasi di Airmadidi Bawah, Duta mengakui bahwa seragam oknum tersebut merupakan karyawan perusahannya, namun mengelak bahwa yang bersangkutan merupakan bawahannya.

“Oknum ini memang merupakan karyawan Waskita Precast, namun berasal dari kantor cabang perusahaan Surabaya yang ditugaskan membantu pekerjaan disini. Saya tidak bisa berkomentar masalah ini karena mereka dari kantor cabang Surabaya” ungkap Duta sambil meminta menghubungi Irsan sebagai ketua kelompok oknum tersebut.

Saat dihubungi via telepon seluler 08233217XXXX, Irsan enggan berkomentar.

“Maaf, saya lagi sibuk mengawasi pekerjaan yang tidak bisa ditinggal” ucapnya. (Fian Ombeng)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional