Menu

Ferry Liando: Pemimpin yang Baik Berasal Dari Pemilih yang Baik

  Dibaca : 112 kali
Ferry Liando: Pemimpin yang Baik Berasal Dari Pemilih yang Baik
Pengamat Politik Provinsi Sulut Ferry Liando. (FOTO: Indah Pesik/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Pengamat Politik Provinsi Sulut Ferry Liando menegaskan bahwa pemimpin yang baik lahir dari pemilih yang baik.

“Pemimpin yang baik berasal dari pemilih yang baik,” ungkap Ferry Liando saat memberikan materi pada Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Senin (5/11) 2018.

Dia mengatakan, visi Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai cita-cita konstitusi menuju pada masyarakat yang adil dan makmur.

Menurutnya, kegagalan berpemilu baik yang ada di Indonesia ataupun negara lain adalah kehilangan visi. “Olehnya, tujuan kita adalah memilih orang-orang yang tepat dalam rangka mencapai cita-cita tadi,” tegas Liando.

Jangan sampai, kata Liando, usai memilih ternyata orang yang kita pilih adalah pribadi yang bukan ahlinya untuk mengelola urusan negara.

Liando berharap agar media juga jangan hanya mementingkan bisnis dalam memberitakan peserta Pemilu. “Saya berharap orang-orang yang nantinya terpilih adalah mereka yang terproses oleh waktu, mereka terkenal karena dedikasi, tersohor karena prestasi bukan dikenal karna dipaksakan,” harap Liando.

Liando menyesalkan partai politik (Parpol) yang melakukan perekrutan anggotanya tidak benar seperti tertuang dalam undang-undang nomor 2 tahun 2011.

Dirinya mempertanyakan, fungsi Parpol apakah sudah dilaksanakan dengan benar yakni merekrut, setelah itu kaderisasi dan seleksi. “Tiba-tiba yang muncul itu suami ketua partai, anak ketua partai, istri ketua partai, ada juga yang loncat sana loncat sini,” sentilnya.

“Apakah mereka mampu mengemban tugas?,” tanyanya lagi.

Dia mengatakan bahwa anggota dewan seharusnya punya kemampuan dasar seperti berdebat, tahu berbicara kemudian kemampuan khusus seperti tahu menyusun anggaran, membuat peraturan daerah dan kemampuan utama yakni tahu visi dan misinya.

“Jadi calon legislatif bukan orang-orang sembarangan, harus orang-orang terpilih, jangan sampai jadi anggota dewan hanya untuk menjadi mata pencahariannya,” tegas Liando.

“Sirna semua persiapan kita jika masyarakat hanya memilih berdasarkan uang,” katanya lagi.

Itu sebabnya, Liando mengatakan bahwa demokrasi itu bukan saja kerja penyelenggara akan tetapi kerja semua pihak. (Indah Pesik)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional