Menu

BI Gelar Diskusi Pertumbuhan Ekonomi, Ridhwan : Tahun 2019 kuncinya ada di Tahun ini

  Dibaca : 32 kali
BI Gelar Diskusi Pertumbuhan Ekonomi, Ridhwan : Tahun 2019 kuncinya ada di Tahun ini

TELEGRAFNEWS – Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) gelar Sulawesi Utara Prominent Forum (Star Prom) di Hotel Peninsula, Jumat (30/11) 2018

MHA Ridwan Deputi Direktur Bidang Advisory dan Pengembang Ekonomi Bank Indonesia Perwakilan Sulut mengatakan bahwa acara tersebut merupakan kolaborasi antara BI dan ikatan sarjana ekonomi Indonesia (IKSEI) karena mereka melihat bahwa perlunya ada kolaborasi dengan regulator dan akademisi itu dalam rangka mencari kebijakan yang lebih efektif dan bermanfaat buat pembangunan Daerah.

Diskusi para petinggi-petinggi ini mengambil tema tantangan dan strategi pembangunan dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan Sulawesi Utara yang dinamis, inklusif, dan berkelanjutan.

Ia mengatakan tahun 2019 itu kuncinya 2018, tahun ini kalau pertumbuhan ini bisa dicapai minimal 6 persen artinya ruang untuk tumbuh minimum 6 persen ke depan masih ada.

“Tapi kalau kita di tahun ini mudah-mudahan tidak terjadi, yang kedepan akan semakin berat untuk tumbuh tinggi lagi kalau kita bandingkan laju pertumbuhan ekonomi potensial di sini kan bisa di atas 7 persen, namun faktanya belum,” urainya.

Kemudian yang kedua kalau dibandingkan dengan daerah sulawesi yang lain, di Sulut masih belum setinggi yang lain, dan ini yang menjadi tantangan terbesar, bukan hanya pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat masyarakat, swastapun kita harapkan juga bisa investasinya lebih banyak lagi di Sulut.

“Kami cukup optimis capai 6 persen pertumbuhan ekonomi karena masih ada realisasi belanja pemerintah, namun sebetulnya yang mungkin belum bisa optimis untuk di atas enam persen, kita perkirakan 6 sampai 6,1 persen,” jelas dia.

Terkait dengan pariwisata Ridhwan mengatakan terletak pada sumber daya manusia.

“Masalah SDM terkait keterampilan, kompetensinya itu masih perlu banyak ditingkatkan, tadi juga ada usulan bagaimana alokasi pemerintah atau swasta untuk membangun sekolah atau vokasi yang kewirausahaan, entrepreneurship, untuk mendukung masalah pariwisata,” urai Ridhwan.

Dia menambahkan, Infrastruktur juga perlu banyak ditingkatkan, seperti kondisi jalan, listrik dan komunikasi.

Turut hadir dalam rapat Star Prom yakni oleh Franky Manumpil Karo Perekonomian Pemprov Sulut, Hizkia Tasik dari IKSEI, Pelindo, Beacukai, Mantos, Bank SulutGo, BRI, DJP Wilayah Suluttenggomalut, pemerhati Ekonomi, pelaku ekonomi, serta undangan lainnya. (Indah Pesik)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional