Menu

Sehari Sebelum Gempa, Kengkang Minta Video Call Dengan Teman-temannya

  Dibaca : 113 kali
Sehari Sebelum Gempa, Kengkang Minta Video Call Dengan Teman-temannya
Suasana rumah duka ketika saat almarhum Frangky Kowaas akan dibawa ke lokasi pemakaman. (FOTO: Indah Pesik/TelegrafNews)

TELEGRAFNEWS – Kengkang, sapaan akrab Frangky Kowaas, Atlet Paralayang Sulawesi Utara yang meninggal dunia di Palu karena bencana gempa ternyata melakukan hal yang tidak biasa sebelum kepergiannya untuk selama-lamanya.

Pada 27 September 2018, adalah hal yang tak bisa dilupakan teman-temannya sesama atlet paralayang Sulut. Pasalnya, Kengkang tak biasa saat bervideo call dari Palu dan meminta untuk diperlihatkan satu-persatu dengan teman-temannya yang saat itu sedang menghadiri acara ulang tahun dari anak Hery Rumondor.

“Waktu itu kami sedang menghadiri acara salah satu teman kami yang juga atlet paralayang, dan dari Palu Kengkang minta untuk diperlihatkan kepada teman-temannya saat video call, sangat tak biasa,” ujar Joyner Rawung, Atlet Paralayang disela-sela ibadah pemakaman almarhum Frangky Kowaas.

Lanjut Joy sapaan akrabnya, bukan hanya itu saja yang menjadi tanda-tanda Kengkang akan pergi selamanya.

“Di grup-grup whatsapp Paralayang juga dia sudah keluar, entah kenapa,” katanya heran.

“Mungkin saja itu pertanda,” tambahnya lagi.

Rawung menuturkan Frangky Kowaas adalah pelatih, teman dan pimpinan yang baik.

“Dia telah mendidik atlet-atlet Paralayang Sulut hingga berhasil, saya sebagai anak didik bangga pernah dididik oleh beliau, prestasinya dan jasanya akan selalu kami kenang,” kata pemuda berambut gondrong ini.

Frangky Kowaas yang dikenal dengan 1.000 nyali ini pergi meninggalkan dunia dengan prestasi-prestasi yang membanggakan. (Indah Pesik)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional