Menu

Pelayanan Casa Bakudapa Tidak Memuaskan, Dua Kali Wartawan Dilarang Wawancara

  Dibaca : 255 kali
Pelayanan Casa Bakudapa Tidak Memuaskan, Dua Kali Wartawan Dilarang Wawancara
Restoran Casa Bakudapa terletak di Jalan 17 Agustus, Kota Manado.(Indah)

TELEGRAFNEWS – Sebagai restoran yang baru hendaknya memberikan pelayanan yang terbaik untuk calon konsumen. Namun, itu tidak berlaku untuk Casa Bakudapa yang rencananya akan dibuka besok, Jumat (19/10) di jalan 17 Agustus Kota Manado.

Kedatangan para awak media ke restoran ini, untuk mewawancarai pemiliknya Deitje Pangemanan terkait akan dibukanya restoran tetapi tidak diizinkan salah staf reception Casa Bakudapa, Lidia Rawung.

Menurutnya, media tidak boleh mengorek keterangan dari pemilik restoran karena Oma Deitje (sapaan akrab) sang owner sudah kelelahan.

“Sudah dulu, oma mau minum dulu dan istirahat,” kata Rawung memotong pembicaraan awak media dengan Oma Deitje di Casa Bakudapa, hari ini Kamis (18/10) 2018.

Kuli tinta yang ada belum menyerah, dan kembali mewawancarai sang Oma Deitje. Alhasil, Oma Deitje memberikan pernyataan bahwa, Casa Bakudapa satu grup dengan Casa De Wanea ini adalah milik keluarga.

Menurutnya, Pemerintah Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado kurang memperhatikan Pulau Bunaken, karena itu dirinya bersama dengan anak-anak membangun tiga casa yakni Casa De Wanea, Casa Bakudapa dan Casa Delfines.

“Menurut pendapat saya ya, apakah karena mereka orang gunung jadi kurang memperhatikan pantai, kalau anak saya orang pinggir pantai tepatnya Sindulang,” ujar sang Oma sambil tertawa dan untuk kedua kalinya oknum staff yang kembali melarang wartawan melanjutkan wawancara.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulut, Merry Karouwan sangat menyayangkan tindakan staf tersebut.

“Tidak seharusnya mereka (oknum staff) bersikap seperti itu, kan restoran jadi tujuannya jualan. Harusnya ramah kepada siapa pun. Karena itu ujung tombak pariwisata,” pungkas Merry. (Indah Pesik)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional